Sukses

Biduran

25 Jul 2013, 13:26 WIB
Wanita, 20 tahun.
dok saya mau tanya.. dua hari yang lalu saya mengalami gatal".. kata orang rumah sih biduran tapi saya baru mengalami sekali itu.. sehari sebelum gatal" saya sempat makan seafood dok.. tapi byasanya juga tidak alergi.. lalu keesokan harinya saya berpindah lokasi bisa dibilang dari tempat yang cuacanya tergolong panas ke daerah yang lebih dingin sedikit... malemnya mulai gatal"... kira" itu karna apa ya dok?? apa karna alergi dingin atau karena alergi seafood??
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Biduran sitilah medisnya adalah urtikaria. Urtikaria adalah bentuk reaksi vaskuler pada kulit yang ditandai oleh edema dan eritema berbatas tegas (urtika) disertai rasa gatal yang bervariasi seperti, tersengat, rasa terbakar, seperti tertusuk-tusuk.

Diduga penyebab urtikaria bermacam-macam, diantaranya:

  • Obat. Contohnya adalah antibiotik golongan penisilin, aspirin, obat-obatan hormonal, vaksinasi, pil kontrasepsi, dll.
  • Makanan. Contohnya adalah susu, keju, telur, gandum, ikan, ayam, dll. Zat pewarna, penyedap rasa atau bahan pengawet juga dapat menimbulkan urtikaria.
  • Lingkungan. Terpapar dengan debu rumah, jamur, perubahan temperatur, serbuk sari bunga, dll.
  • Stress. Pada urtikaria yang berulang, faktor emosional perlu diperhatikan. Stress emosional dapat secara langsung dan tidak langsung menyebabkan seseorang meningkat kemungkinan terjadi urtikaria.
  • Penyakit sistemik. Beberapa penyakit dan keganasan dapat menimbulkan urtikaria. Beberapa penyakit sistemik yang sering disertai urtikaria antara lain limfoma, hipertiroid, Lupus Eritematosus Sistemik, dll.
  • Gigitan serangga. Gigitan serangga dapat menimbulkan urtikaria setempat. Nyamuk, lebah dan serangga lainnya menimbulkan urtikaria bentuk papul di sekitar tempat gigitan, 
    biasanya sembuh sendiri

Untuk mengetahui secara pasti bahan-bahan penyebab alergi pada Ibu, perlu dilakukan tes alergi yang disebut juga skin prick test atau patch test. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar