Sukses

Sulit Hamil Lagi

17 Oct 2014, 03:34 WIB
Wanita, 33 tahun.
Selamat siang dokter, Saya lepas KB (spiral) bulan agustus tahun 2008, waktu itu, terjadi infeksi (sampai tidak bisa bangun karena sakit pada bagian bawah perut), setelah sembuh, saya tidak pernah KB lagi karena ingin menambah momongan, tapi sampai sekarang saya belum juga hamil dok, saya sudah periksa ke dokter kandungan. Dokter pertama bilang ada kista kurang lebih 3cm (USG 3 dimensi), sy diberi obat (hormon), tapi karena masih kurang yakin saya ambil second opinion dari dokter lain, setelah di USG (4 dimensi), dokter bilang rahim saya bagus & sehat, kurang lebih 6 bulan kemudian saya konsul lagi tapi dokter hanya bilang rahim saya sehat. Yang ingin saya tanyakan dok bagaimana caranya agar saya kembali subur dan cepat mendapat momongan lagi (putri saya usianya sudah 7th), terus terang kalo harus ikut PROMIL saya sedikit keberatan atas biayanya dok..adakah obat atau vitamin yang dapat meningkatkan kesuburan tanpa saya harus ikut PROMIL. Terima kasih atas perhatiannya.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Kami mengerti kekhawatiran Anda. Saudari yang terhormat,

Anda pernah hamil tetapi setelah lepas KB belum terjadi kehamilan lagi. Artinya Anda sekarang mengalami masalah kesuburan yang disebut 'infertilitas sekunder' (pernah melahirkan kemudian jadi sulit hamil).

Tentu yang pertama dilakukan adalah dengan mencari penyebab sulit hamilnya. Pada istri harus diperiksa apakah saluran telurnya tersumbat dengan pemeriksaan Histerosalpingografi. Pemeriksaan histerosalpingografi (HSG) merupakan salah satu pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat struktur rahim dan saluran telur. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menyemprotkan cairan yang mengandung zat kontras ke dalam rongga rahim melalui vagina, kemudian dilakukan foto roentgen untuk melihat apakah zat tersebut masuk hingga saluran telur atau tidak (ada sumbatan/tidak dan letaknya).

Perlu dicari tahu performa fungsi indung telur normal atau tidak (bisa dengan pemeriksaan hormon dari darah dan USG). Pemeriksaan ultrasonografi tidak menunjukkan kelainan, bagaimana pemeriksaan lainnya? Bagaimana dengan siklus menstruasi Anda?

Dari suami harus diperiksa kondisi spermanya (analisa sperma). Dari hasil pemeriksaan-pemeriksaan tersebut baru dapat dibuat diagnosa dan perencanaan pengobatan yang sesuai.

Kami menganjurkan Anda dan suami mengunjungi kembali dokter kebidanan dan kandungan yang ahli dalam hal fertilitas untuk dievaluasi kembali penyebab ketidaksuburan saat ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar