Sukses

Kebiasaan Ngiler pada Anak

17 Aug 2013, 19:53 WIB
Wanita, 7 tahun.
Selamat siang dokter, Saya mempunyai seorang putri berusia 6,5th..sejak kecil putri sya punya kebiasaan ngeces (air liurnya banyak), umur 3th kebiasaan tersebut berhenti dgn sendirinya. Putri saya juga mempunyai amandel. Sejak kecil kalo tidur mulutnya terbuka dok..sehingga kesan yg saya dapat dia bernafas melalui mulut, artikel yang saya baca hal tsb berbahaya. Putri saya tumbuh gigi sejak usia 7bulan, gigi nya tumbuh tapi kecil2 dok..sekarang gigi bagian atas sudah hitam2 dan rusak..tapi yang bawah hanya gerahamnya saja yang rusak..yang saya khawatirkan berbahayakah dok kalau mulutnya sering terbuka, apakah pertumbuhan giginya akan normal? apakah ada pengaruh antara mulut yang sering terbuka dengan pertumbuhan otak anak? sejauh ini saya nilai putri saya lumayan cerdas dok... Terima kasih atas kesediaanya meluangkan waktu menjawab pertanyaan saya dok..
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Kebiasaan “ngiler” pada anak memang sangat umum terjadi, dan ada berbagai faktor penyebab mulai dari kondisi fisiologis (normal) hingga patologis (gangguan/penyakit). Pada anak batita, produksi air liur meningkat karena pada usia tersebut anak sedang dalam masa tumbuh gigi. Di samping itu, rongga mulut anak masih dangkal dan kemampuan menelan belum sempurna, sehingga air liur tampak berlebihan dan mudah mengalir keluar mulut. Posisi anak, misalnya tengkurap atau tidur, akan mempermudah keluarnya air liur (“ngiler”). Banyak sumber menyebutkan, pada usia 3 tahun kemampuan menelan anak sudah lebih baik, dan anak sudah mampu mempertahankan air liur di dalam mulut sehingga kebiasaan “ngiler” jauh berkurang.

Orang yang bernafas melalui mulut (mouth breather) dan orang dengan gangguan pernafasan juga lebih besar kemungkinannya untuk mengalami “ngiler” saat tidur. Bernafas melalui mulut bisa dikatakan sebagai indikator adanya masalah pernafasan yang menghalangi seseorang bernafas melalui hidung sebagaimana biasa. Seseorang yang tidur dengan mulut dengan mulut terbuka akan memudahkan untuk “ngiler” karena kelenjar liur terstimulasi. Air liur akan terkumpul di rongga mulut dan mengalir keluar. Menurut beberapa sumber, stress dan tekanan dapat memicu seseorang untuk bernafas melalui mulut. Mengenai bernafas melalui mulut sudah pernah dimuat di situs kami dan dapat Anda akses dengan mengklik link berikut: https://www.klikdokter.com/healthnewstopics/read/2013/07/22/15031708/awas-kebiasaan-bernafas-melalui-mulut-berbahaya-#.Ug9whKwbPIV.

Gigi susu memang berukuran jauh lebih kecil dibandingkan gigi tetap. Berbagai masalah pada gigi susu anak dan penanganannya dapat Anda akses di link berikut: https://www.klikdokter.com/rubrikspesialis/read/18/gigimulut/2010/09/28/297/berbagai-masalah-gigi-pada-anak-solusi-mengatasinya#.Ug9w-6wbPIU.

Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda. Apabila masih ada yang ingin Anda tanyakan, silakan kirimkan kembali pertanyaan Anda ke redaksi kami.

Drg. Martha Mozartha, M.Si

Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com

    0 Komentar

    Belum ada komentar