Sukses

Gatal di Sekitar Alat Kelamin

19 Jul 2013, 01:53 WIB
Wanita, 21 tahun.
Assalamualaikum dok. saya mau tanya kenapa alat kelamin saya terutama di bagian sekitar klitoris dan kulit disekelilingnya seringkali terasa gatal?terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang kami hormati,

Terima kasih atas pertanyaan Anda.


Penyebab gatal di kulit khususnya bagian kelamin dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi jamur, bakteri, virus ataupun iritasi. Oleh sebab itu sangat sulit untuk mengetahui dengan pasti apa penyebab gatal yang Anda keluhkan tanpa data lengkap mengenai keluhan Anda dan juga pemeriksaan langsung. Perlu Anda perhatikan apakah rasa gatal ini disertai adanya bercak atau bintil atau benjolan atau perubahan warna kulit, apakah ada rasa panas, dll.

Oleh sebab itu, untuk mengetahui penyebab pasti keluhan Anda, sebaiknya Anda menemui dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mencari tahu penyebab pasti dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Selain itu, Anda perlu selalu menjaga kebersihan organ kewanitaan Anda. Membersihkan organ kewanitaan dapat dilakukan dengan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Sabun tersebut termasuk sabun-sabun yang bisa didapatkan di pasaran yang tidak mengandung pewangi. Berikut kami tekankan kembali hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

  1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air mengalir dan sabun lembut tanpa pewangi. 
  2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
  3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.
  4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue kering.
  5. Hindari berbagai produk pembersih atau "pencuci" vagina, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (SH)


Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar