Sukses

Melena

24 Jun 2013, 20:28 WIB
Pria, 17 tahun.
dok saya mengkonsumsi gnt giber,trus efeknya mules mules,bab trus.babny pertama keluar seperti lendir,kata orang jualnya itu lagi bersihin usus dan racun,trus lama lama keluar babny warna hitam seperti kopi,trus kata orang jualnya itu lagi proses detoxfikasi dan itu lagi membuang lemak yang udah tahunan,dok saya takutnya ada pendarahan di lambung,trims
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Kami tidak mengetahui dan belum pernah mendengar sebelumnya terkait dengan produk yang Anda konsumsi. 

Terkait dengan keluhan yang Anda alami yaitu buang air besar yang berwarna hitam atau disebut juga dengan melena, merupakan keadaan keluarnya feses (BAB) yang berwarna hitam seperti ter. Keadaan ini berhubungan dengan adanya perdarahan di dalam saluran pencernaan bagian atas. Warna hitam yang ada disebabkan oleh oksidasi besi dalam hemoglobin darah selama perjalananannya di dalam saluran pencernaan. Bagian saluran pencernaan atas yang dimaksuda adalah kerongkongan,  lambung atau usus dua belas jari. Pada lambung atau usus dua belas jari biasanya penyebabnya adalah ulkus atau luka. Sedangkan pada kerongkongan biasanya karena pecahnya pembuluh darah balik yang ada di sana - biasanya berhubungan dengan sirosis hati.

Cara mendiagnosis atau mengetahui penyebab melena adalah dengan melakukan pemeriksaan endoskopi. Pada pemeriksaan ini dimasukkan kamera kecil dengan selang ke dalam saluran pencernaan, dari mulut kemudian gambaran dalan saluran pencernaan dipantau melalui monitor. Jika ditemukan kelainan, dapat dilakukan tatalaksana pada saat itu juga, seperti dengan menjepit bagian yang ulkus sehingga perdarahan berhenti.

Untuk itu kami sarankan agar Anda berhenti mengonsumsi produk yang dimaksud untuk sementara, terlebih lagi Anda mendapatkan produk tersebut bukan dari dokter atau pengawasan dokter. Kami menyarankan agar Anda sebagai konsumen lebih kritis dalam memilih suatu produk untuk digunakan atau dikonsumsi, terlebih lagi jika produk tersebut bukan oleh pengawasan dokter dan tidak memiliki bukti ilmiah. 

Kami juga menyarankan agar Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis bedah digestif atau dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterohepatologi untuk penanganan dan evaluasi lebih lanjut. Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (NO)

Terimakasih.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar