Sukses

Letak Plasenta di Bawah

19 Oct 2014, 16:26 WIB
Wanita, 25 tahun.
siang dok, kemarin saya baru melakukan USG 4D usia 27w, tp dokternya kurang komunikatif dan unfriendly. dia mengatakan klw janin saya secara umum sehat, tp cm plasentanya ada di bwh. dokternya ga menjelaskan plasentanya menutupi jln lahir atau tdk, cm bilang msh bs berubah smpai usia 36 w. yg saya tanyakan 1. apakah plasenta di bwh tu membahayakan dok? 2. apa yg hrus saya lakukan agar janin ttp sehat dg kondisi tu? 3. apakah masih bs bergeser naik dan bgaimana caranya? 4. plasenta di bwh bs terlihat di USG 2D ga dok? mohon penjelasannya dok, terima kasih.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Kondisi yang Ibu alami dalam dunia medis disebut dengan plasenta previa. Plasenta Previa adalah suatu kondisi dalam kehamilan dimana plasenta  berada pada lokasi yang tidak seharusnya yaitu di segmen rahim bagian bawah atau dekat dengan jalan lahir meskipun perkembangan janin sudah memasuki triwulan ketiga. Ibu yang memiliki plasenta previa memang harus ditangani secara ekstra hati-hati. Salah satu  komplikasi tersering yang dapat terjadi pada keadaan ini adalah bayi lahir prematur serta perdarahan hebat pada ibu. 

Seperti yang telah disebutkan oleh dokter Anda, seiring dengan membesarnya ukuran rahim, posisi relatif plasenta memang masih dapat berubah/bergeser ke atas. Teknologi USG 2 dimensi sudah cukup untuk melihar gambaran plasenta. Bila pada pemeriksaan USG yang terakhir, plasenta terlihat menutupi jalan lahir (serviks), maka pemeriksaan USG ulang sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu untuk melihat apakah letak plasenta telah bergeser. Bila gambarannya kurang jelas, dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan USG lewat vagina. Sedangkan bila plasenta tidak menutupi serviks, pemeriksaan USG ulang dapat dilakukan pada usia kehamilan 34 minggu. 

Secara umum berikut adalah penanganan pada perempuan dengan plasenta previa:

  1.  Evaluasi kondisi ibu dan janin bila/setelah perdarahan terjadi

  2. Bedrest (istirahat) total

  3. Menghindari hubungan seksual sampai hasil USG ulang menunjukkan  perpindahan plasenta ke tempat seharusnya
  4. Pemeriksaan USG teratur setiap 4 minggu

  5. Pasien dapat melakukan kegiatan sehari-hari namun tidak boleh berlebihan

  6. Kewaspadaan untuk terjadinya perdarahan lagi

  7. Perawatan di rumah sakit apabila terjadi perdarahan berulang atau sudah saatnya untuk melahirkan
  8. Operasi kaisar

Kami menyarankan agar Ibu kontrol rutin ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang merawat Ibu sehingga kehamilan dapat terpantau dengan baik. Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar