Sukses

Ingin Hamil Pasca Kuretase

19 Oct 2014, 20:37 WIB
Wanita, 29 tahun.
Selamat siang dok, Saya ingin menanyakan mengenai keinginan menambah anak, usia saya 29 tahun sama juga dengan suami, saat ini anak saya sudah 3 tahun dan berencana menambah anak lagi, namun tahun lalu di bulan Maret saya harus dikuretase karena janin tidak berkembang, dan sampai sekarang saya belum juga hamil setelah kuretase sempat diberikan suntik kb 3 bulan, lalu setelah itu tidak pernah suntik KB lagi dan tidak pernah mendapatkan haid hampir 9 bulan, lalu ke dokter kandungan diberikan obat dan sudah 3 bulan inikembali haid namun satu bulan bisa dua kali haid. ini masalahnya apa dan harus ikut program apa untuk bisa hamil ya? mohon info nya dok terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terimakasih atas pertanyaan Anda.

  • Umumnya seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil (tidak ada hubungan tindakan kuretase dengan kesuburan).
  • Sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur. Faktor ini tidak ada tindakan pencegahannya.
  • Persiapan kehamilan pasca keguguran 1x tidak berbeda:
    • Hitung masa subur: Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   
    • Ubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. 
    • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
    • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas.
    • Konsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari seperti yang sudah Anda lakukan sebelumnya agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
    • Lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)
  • Jumlah dan kualitas sel telur seorang perempuan memang berkurang seiring bertambahnya usia. Selain itu, perempuan yang lebih tua juga memiliki kemungkinan mengalami kondisi medis seperti endometriosism fibroid, atau polip. Hal-hal ini dapat mempengaruhi fertilitas atau kesuburan seseorang.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(NO)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar