Sukses

Nyeri + Keluar Nanah saat BAK

27 May 2013, 15:34 WIB
Pria, 16 tahun.
setiap buang air kecil selalu merasakan kesakitan dan mengeluarkan cairan seperti nanah
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudara yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda. Nyeri saat buang air kecil (BAK) disebut juga disuria sedangkan keluarnya cairan seperti nanah disebut piuria. Sebanyak 60% kasus dengan disuria disebabkan oleh infeksi. Adanya piuria memperkuat kemungkinan adanya infeksi pada Anda. Berikut ini adalah beberapa jenis infeksi yang memiliki gejala disuria dan piuria:

  • Pielonefritis
    • Infeksi saluran kemih bagian atas
    • Berhubungan dengan proses obstruksi saluran kemih seperti pada hipertrofi prostat jinak dan batu saluran kemih
    • Gejala: nyeri pinggang, demam, nyeri ketok sudut costovertebrae, mual dan muntah 
  • Prostatitis akut
    • Infeksi pada prostat 
    • Gejala: nyeri pinggang, nyeri sendi, nyeri otot, nyeri prostat
  • Epididimitis akut
    • Infeksi saluran epididimis
    • Dapat disebabkan oleh organisme yang ditularkan melalui hubungan seksual (Chlamydia trachomatis, Neisseria gonorrhoeae) atau uropatogen seperti E. coli pada laki-laki yang sebelumnya menjalani prosedur instrumentasi pada saluran kemih
    • Gejala: pembengkakan dan kemerahan pada skrotum (buah pelir/zakar), demam
  • Uretritis
    • Infeksi pada uretra (saluran kemih bagian bawah)
    • Umumnya disebabkan oleh infeksi menular seksual  (Chlamydia trachomatis, Neisseria gonorrhoeae)
    • Gejala: keluarnya nanah tanpa adanya gejala nyeri perut bagian bawah (suprapubis), sering buang air kecil, sering merasa "kebelet", demam

Seperti telah dipaparkan di atas, masing-masing kondisi memiliki gejala yang berbeda-beda. Bagaimana dengan gejala yang ada pada Anda selain nyeri saat berkemih serta keluar nanah? Bila Anda sudah aktif secara seksual, kemungkinan adanya infeksi menular seksual perlu dipertimbangkan.

Untuk memastikan penyebab kondisi yang keluhkan diperlukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan urin dan pewarnaan nanah yang keluar. Karena itu kami menyarankan Anda mengunjungi dokter untuk dilakukan evaluasi yang menyeluruh, baik dokter umum maupun dokter spesialis kulit dan kelamin. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar