Sukses

Pasca Kuretase

22 Apr 2013, 12:16 WIB
Wanita, 33 tahun.
hallo dok... dok sebelumnya saya mo bercerita, saya menikah thn 2006 pd bln september dan langsung bln oktobernya saya positif hamil dan 4 thn kemudian di thn 2011 saya program hamil anak ke 2 pada bln mei lalu bln juni saya positif hamil lg dok tp sayang dok bln agustusnya saya keguguran dan di kuret di usia janin br 2 bln kata dokter karena kelelahan dan kandungan lemah.. yg saya ingin tanyakan apakah setelah kuret itu akan susah untuk hamil lagi ya dok, karena saya pernah dengar ada yg bilang kl setelah kuret ada yg cepat hamil lg dan ada yg lama bisa hamil lg...padahal saya juga program hamil ke dokter dok, dokter bilang tdk ada mslh di kandungan saya bahkan saya 3 bln berturut turut saya di kasih vitamin santa E, blesifen dan folavit.. satu lg dok, apakah mungkin ya dok sel telur yg awalnya banyak bisa jd kecil & sedikit? karena dulu wkt 2 kali saya program hamil langsung bln depannya saya hamil dok... terima kasih dok sebelumnya....
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

  • Umumnya seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil (tidak ada hubungan tindakan kuretase dengan kesuburan).
  • Sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur. Faktor ini tidak ada tindakan pencegahannya.
  • Persiapan kehamilan pasca keguguran 1x tidak berbeda:
    • Hitung masa subur: Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   
    • Ubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. 
    • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
    • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas.
    • Konsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari seperti yang sudah Anda lakukan sebelumnya agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
    • Lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)
  • Jumlah dan kualitas sel telur seorang perempuan memang berkurang seiring bertambahnya usia. Selain itu, perempuan yang lebih tua juga memiliki kemungkinan mengalami kondisi medis seperti endometriosism fibroid, atau polip. Hal-hal ini dapat mempengaruhi fertilitas atau kesuburan seseorang.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar