Sukses

Spasmofilia

20 Oct 2014, 09:21 WIB
Wanita, 22 tahun.
Siang dok..Keluhan saya : -Tensi cenderung tinggi (terakhir kontrol 140/100) -sering lupa hari,tanggal, jadwal,taruh benda, dan kadang ga ngenalin benda pribadi saya ( pernah sampai ga ngenalin sikat gigi, sudah saya ingat2 sampi lama ga ingat, tapi waktu malam tiba2 ingat sendiri) -Sering nyeri, kaya ditusuk-tusuk jarum, punggung panas terutama setelah mandi, kedutan, kesemutan, kadang kalau sakit sampai sekitar setengah jam dan sudah ga bisa gerak -Susah tidur -nyeri dada dan kadang sesak nafas - memar-memar biru tanpa terbentur berjajar (pernah sampai tiga) di ekstremitas kiri (ini sih ngutip tulisan dokternya) -sering mual, perih, seperti ada yang degup-degup diperut -Belakangan ini saat tiduran kaki sering gerak sendiri (mirip kejang) -Beberapa kali saya merasa mendengar suara seperti bunyi mesin yang agak pelan dari dalam kepala Cek yg sudah saya lakukan: -EEG => baik2 saja -EMG => spasmofili pos 3 -hematologi rutin => normal -APTT => normal saat ini sedang dirujuk untuk echo&tes alergi, kata dokternya mungkin mvp Diagnosa dokter : spasmofilia pos 3, hipertensi, oxygen debt Obat yg diminum: rutin : seroline 30mg 1x pagi, lyrica 50mg+vit b1 50mg x malam, enercore sachet 1x pagi, cal sandoz forte bila perlu : bellaphen, merlopam 0,5mg, nexium, narfoz saya sdh kontrol rutin hampir 1 tahun dengan dokter saraf, internist dan psikolog. Menurut psikolog saya tidak stress, hanya kegiatan saya terlalu banyak, jadi harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh yang unik, oleh dokter saraf diberi surat keterangan untuk kampus agar tidak beraktifitas yang memberatkan jantung dan diberi nasihat2 untuk banyak istirahat, tidur min 6jam (karena saya sering tidur hanya 3-4jam). Saya ingin bertanya : sebetulnya spasmofili itu butuh berapa lama berobat? apa hubungannya dengan jantung? saya agak bingung apakah pelu ke dokter ahli jantung? spasmo itu bisa sembuh ga? jujur saya sudah bosan dengan obat-obatnya, tes ini itu,tapi gejala tetap banyak yang kambuh.. terus yang lupa2 itu apakah juga dari spasmonya? ada referensi dokter yang ahli untuk spasmo di Semarang tidak? kalau tidak di Semarang, Jogja/solo juga boleh.. maaf panjang sekali dan terimakasih sebelumnya dok...
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang kami hormati,

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

 

Sebelumnya, coba perhatikan keluhan-keluhan yang dirasakan Anda selama ini sudah berapa lama muncul dan mana yang lebih dahulu muncul menurut periode waktu?

Kalau mengenai tekanan darah yang tinggi sebaiknya ditangani. Sayangnya tanpa pemeriksaan langsung dan wawancara mendalam, saya tidak tahu penyebab darah tinggi Anda apakah berkaitan dengan kondisi medik umum (gangguan atau penyakit lainnya) atau memang karena hipertensi primer murni (tanpa disebakan oleh gangguan lain). Tekanan darah tinggi, selain karena penyakit jantung dan ginjal, bisa juga dapat disebabkan karena hal2 yang kita anggap sepele seperti kurang tidur atau penyakit tidur lainnya, rasa nyeri, dan kelelahan sehabis berolahraga.

Kalau tidak salah baca, Anda punya masalah dengan kurang tidur? Kenali masalah yang menjadi penyebab kurang tidur Anda. Yang saya tau tinggal di Semarang tidak se-'hectic' di Jakarta. Waktu untuk santai lebih banyak. Apakah pada siang hari saat aktifitas Anda merasa mudah lelah, mudah capek, atau mudah ngantuk padahal tidurnya cukup?

Kalau jawabannya iya, bisa jadi semua keluhan di atas mulai dari tekanan darah tinggi, nyeri dada, mudah lupa, sampai nyeri ditusuk2 merupakan efek dari tidur yang kurang berkualitas. Apa yang menyebabkan tidur Anda kurang berkualitas? Ada banyak hal. Oleh karena itu perlu dikonsultasikan dengan dokter. Biasanya dokter spesialis saraf, atau dokter lainnya yang lebih mendalami tentang tidur.

Dari hasil pemeriksaan EMG dikatakan spasmofili pos (positif) 3. Artinya mungkin telah dijelaskan oleh dokter spesialis sarafnya, bahwa itu diperkirakan karena kekurangan ion Calcium dalam darah. Pendapat lain hal ini disebabkan karena kepanikan yang luar biasa. Keduanya pendapat tersbut bisa diterima karena orang yang spasmofilia akan kambuh bila sedang terengah-engah nafasnya apakah saat sedang panik maupun tidak panik. (Contohnya saat mbak sedang dites EMG, Anda tidak sedang panik bukan?)

Spasmofilia di dunia kedokteran memiliki beberapa nama: hyperventilation syndrome atau panic attack. 

Apakah tidak dapat sembuh? Kelainan ini tidak seperti infeksi yang penyebabnya bisa dihilangkan. Namun bisa dikontrol. Tidak semua wanita dengan spasmofilia akan selalu kambuh. Banyak orang yang dites dengan EMG menunjukkan spasmofilia pos 3 namun selama hidupnya tidak pernah mengalami serangan spasmofilia.

Serangan spasmofilia adalah keadaan dimana kedua tangan dan kaki akan terasa keram dan kaku, jari2 tangan membentuk seperti menguncup (Trousseau Sign), rasa terengah2, cepat dan pendek, atau sesak. Keadaan ini sebenaranya justru bisa diatasi dengan mudah dengan mengatur napas yang dalam namun perlahan2 dan tetap tenang serta tetap berpikiran positif.

Pemberian obat-obatan  seperti seroline (sertraline) diharapkan mengurangi kekambuhan serangan spasmofilia. Untuk mengurangi atau menghentikan obat ini sebaiknya kembali ke dokter yang memberikan dan mengkonsultasikan kembali.

Lyrica (pregabalin) biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri-nyeri yang muncul, jika ingin dihentikan tanyakan kembali ke dokter awal yang memberikan apakah obat ini sudah dapat dihentikan.

Sedangkan enercore adalah suplemen (multivitamin) dan ca sandoz forte merupakan supplemen calsium, karena penyebab spasmofilia dicurigai kekurangan ion calsium. Namun bila dicek darahnya, belum tentu orang spasmofilia kekurangan ion calsium.

Di akhir kata, masing-masing penyakit memang memerlukan pendekatan yang berbeda. Ekspektasi kita memang kadang berlebihan. Tidak jarang dokter membutuhkan waktu lama dan berbagai tes untuk menegakkan suatu diagnosis. Saat inilah dibutuhkan kesabaran kita dan tidak jarang kita butuh berdiskusi lebih dalam dengan dokter yang menangani, mungkin ada beberapa informasi yang terlewatkan oleh beliau.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat [WW]


Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar