Sukses

Nyeri saat Berhubungan Seks

20 Oct 2014, 09:17 WIB
Wanita, 28 tahun.
selamat sore dok...saya sudah menikah hampir 8thn dan sudah memiliki 1 anak hampir 7thn usianya,Dulu saya melahirkan anak dengan posisi bayi sungsang dengan persalinan normal,dan ketika lahir anak saya macet pas di bagian leher tp syukur selamat cmn harus di rawat 2minggu lbh di rs,...krn saya tdk mengerti dan jujur saja saya stres/baby blus jauh dari orang tua juga,krn merantau...saya tidak tau dan tdak fokus/dan tdk mengerti dengan perawatan organ intim saya sesudah persalinan dan belum pernah memeriksakan ke bidan atau ke dokter tentang jahitan atau alat reproduksi saya, tp stelah lama saya sadari ada yang aneh dengan vagina dan area parenium saya,saya tdk bisa menikmati seks semestinya,kadang sakit dan saya tdk bisa melakukan posisi doggy style slalu terlepas dan sakit sepertinya area jahitan dan perinium saya bermasalah tdk bs menahan penis,dan juga sering pipis sedikit2 tak terasa saya sadari sekarang2 krn saya kira dlu normal2 saja...baiknya apa yang harus saya lakukan dan datang ke dokter mana untuk perbaikan...trimakasih??
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

 

Perhatikan atau ingat-ingat sejak kapan Anda merasakan nyeri yang Anda rasakan saat berhubunga seksual dengan suami Anda. Apakah sudah dari dulu atau baru-baru ini saja. Apabila dari dulu, tidak menutup kemungkinan mungkin nyeri yang Anda alami dapat disebabkan oleh bekas luka persalinan Anda. Terlepas dari penyebabnya, Anda dapat merasakan sakit ketika berhubungan jika terdapat luka gesek akibat kekeringan pada vagina, ketegangan pada vagina, atau karena adanya infeksi pada vagina.

Saat terangsang, kelenjar-kelenjar pada vagina akan mengeluarkan cairan bening tidak berbau yang berfungsi sebagai pelumas untuk memudahkan penetrasi. Apakah selama ini Anda sudah merasa cukup mendapatkan stimulasi sebelum suami Anda melakukan penetrasi?

Kekeringan pada vagina dapat disiasati dengan memberi rangsangan seksual (foreplay) yang cukup sebelum melakukan penetrasi. Sedangkan rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka dan nyeri. Dengan tidak melakukan penetrasi secara terburu-buru, Anda akan memiliki waktu dan kenyamanan yang membuat Anda merasa rileks sehingga vagina tidak akan terasa tegang atau kaku saat penetrasi.

 

Keluhan tidak dapat menahan pipis dapat disebabkan oleh hal lain yang tidak berhubungan dengan keluhan nyeri Anda. Mungkin saja Anda tidak dapat menahan pipis karena ada infeksi saluran kencing atau kelemahan otot-otot daerah panggul. Saat ini, yang dapat Anda lakukan adalah memeriksakan diri ke dokter terdekat (misal puskesmas) untuk dilakukan pemeriksaan kencing atau penggalian lebih lanjut mengenai masalah gangguan/kesulitan menahan kencing. Selain itu, melakukan olahraga yang melatih otot panggul juga dapat mengurangi keluhan Anda, contohnya Kegel.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. [SH]

 

Salam,

Tim redaksi Klikdokter. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar