Sukses

Infertilitas Primer dan Nyeri Haid

18 Oct 2014, 15:11 WIB
Wanita, 37 tahun.
Saya ibu rumah tangga, sdh 12 tahun menikah tapi blm punya anak. Sudah 6 bulan ini haid tidak lancar, kadang 1 bulan sekali kadang 2 bulan. yang merisaukan saya, belakang badan saya sdh sseperti mau haid, payudara mengencang dan pinggul sakit, tapi sampai 1 minggu ga juga haid. belakangan pas waktu hubungan mengeluarkan darah seperti haid tapi cuma pas waktu hubungan, paginya sudah ngga lagi. apa ini normal? tolong di jawab dok, saya takut ada sesuatu di rahim saya, apalagi setelah saya membaca beberapa artikel tentang kangker leher rahim. TRIMAKASIH
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terimakasih atas pertanyaan Ibu.  

Apa yang Ibu alami mungkin dapat disebabkan oleh suatu keadaan yang disebut Endometriosis. Tentunya perlu dilakukan pemeriksaan fisik untuk memastikannya.

 

Endometriosis adalah pertumbuhan lapisan endometrium di luar rahim. Lapisan endometrium merupakan lapisan yang teradapat dalam rahim, yang dalam keadaaan normal hanya ditemukan di dalam rahim. Adanya lapisan endometrium yang tumbuh di luar rahim dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri panggul, nyeri saat menstruasi (dysmenorea), nyeri saat berhubungan seksual, dan infertilitas (gangguan kesuburan).

Cara terbaik untuk menegakkan diagnosis endometriosis adalah dengan melakukan laparoskopi. Melalui pemeriksaan laparoskopi, dokter dapat melihat secara langsung dan menegaskan keberadaan endometriosis dalam tubuh anda. Pada beberapa kasus, endometriosis dapat tidak menimbulkan gejala apapun selain gangguan kesuburan dan tidak memperlihatkan kelainan apapun pada pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan USG. Dengan pemeriksaan laparoskopi seringkali baru dapat diketahui bahwa ternyata penyebab terjadinya gangguan kesuburan tersebut adalah akibat adanya endometriosis. Pemeriksan USG transvagina juga tidak dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis endometriosis.

Untuk mengetahui secara pasti, kami menyarankan agar Ibu mengunjungi dokter spesialis obstetri dan ginekologi. 

Demikian jawaban yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar