Sukses

Penanganan Bisul

25 Feb 2015, 17:00 WIB
Pria, 24 tahun.

Dear Bpk/Ibu Dokter, Di atas dan bawah bibir saya sering muncul semacam bisul. kemarin bisul tersebut infeksi, bibir saya bengkak. saya di beri Bactroban Mupirocin (salep), lapiflox, Ryvel Cetirizine & mefinal. oleh dokter saya di minta untuk mengurangi konsumsi telor. ketika bisul itu matang dan menguning (masuk hari ke-4), saya coba bersihkan. keluar nanah dan darah yang cukup banyak. saya coba tahan dengan tisue dan tissue yang habis cukup banyak (karena darah yang keluar cukup banyak, sempat terus mengalir dan membuat saya panik). sekarang masih keluar cairan pink, setidaknya sudah bukan darah pekat. dan masih belum kering. saya coba pakai cairan betadine, tapi luka tidak tertutup.cairan pink masih tetap keluar. di daerah bibir muncul bintilan-bintilan kecil. apakah bintilan-bintilan kecil itu bakteri baru atau reaksi atas obat yang saya gunakan? darah yang tidak berhenti itu kenapa ya,pak/bu dokter? apakah salep tersebut bisa saya gunakan di daerah luka yang masih mengeluarkan cairan pink tersebut? Atas jawabannya, saya ucapkan terima kasih. Salam, Bono.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Izinkan kami menjelaskan tentang bisul dan penanganannya. Bisul merupakan salah satu infeksi akibat bakteri (yang paling sering adalah jenis streptococcus dan staphylococcus). Umumnya bisul atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan furunkel dicetuskan oleh kondisi kulit yang kurang terjaga kebersihannya, lembab, atau terdapat gangguan kekebalan tubuh.

Pada umumnya bisul dimulai sebagai memerah, daerah tender. Seiring waktu, daerah itu menjadi tegas, keras, dan lembut. Akhirnya, pusat mendidih lembut dan menjadi penuh dengan melawan infeksi sel darah putih dari aliran darah untuk membasmi infeksi. Ini kumpulan sel darah putih, bakteri, dan protein dikenal sebagai nanah. Akhirnya, nanah dapat operasi dibuka atau secara spontan mengalir keluar melalui permukaan kulit.

Obat untuk mengobati bisul, sesuai dengan penyebabnya, adalah antibiotik, bisa berupa topikal (dioleskan) ataupun oral (tergantung jenis furunkel). Namun sesudah diberikan antibiotik, guna mencegah bisul tersebut kambuh kembali, disarankan untuk menjaga kebersihan daerah tersebut. Dalam kasus bisul berulang, kelembaban daerah bokong akan mempermudah timbulnya bisul kembali.

Kami sarankan Anda memeriksakan diri dahulu kepada dokter terdekat untuk memastikan penyebab bisul yang anda utarakan, sehingga terapi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi Anda agar mendapat hasil yang optimal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar