Sukses

Perdarahan Setelah Berhubungan Seksual

14 Nov 2014, 08:54 WIB
Wanita, 24 tahun.

Selamat siang Dokter, Saya sering sakit perut bagian bawah saat menstruasi sejak masih single. Sekarang saya sudah menikah, hal itu tetap terjadi namun ketika saya berhubungan intim 4 hari atau 5 hari menjelang menstruasi suka keluar darah, tetapi hanya 1 hari saja dan tidak seperti darah haid, karena lebih encer dan tidak berbau amis..beberapa hari kemudian barulah darah mens tersebut keluar. Apakah itu normal dokter? jika saya harus konsultasi ke dokter, apakah benar ke dokter kebidanan dan kandungan?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan. Namun Kami masih membutuhkan informasi lebih mendalam. Bagaimana siklus haid Anda selama ini? Apakah keluhan keluar darah setelah berhubungan baru kali ini Anda alami? Apakah setiap kali Anda berhubungan maka akan keluar bercak darah tersebut? Apakah darah hanya keluar saat setelah berhubungan atau terus menerus? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

 

Keluhan keluar darah setelah berhubungan dapat terjadi oleh berbagai penyebab, salah satunya adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya pada saat penetrasi (masuknya penis kedalam vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang, dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. 

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, pemakaian kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Namun terdapat kemungkinan lain dari perdarahan yang Anda alami yang merupakan perdarahan yang terjadi akibat post coital bleeding. Kondisi ini sebaiknya juga ditanggapi dengan serius. Beberapa penyebabnya adalah :

  1. Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil.
  2. Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak.
  3. Infeksi oleh sejenis bakteri klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual).
  4. Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan.
  5. Kanker leher rahim Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi .seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun.
  6. Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim.

Saran Kami adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebab dan solusinya sesuai dengan kondisi Anda.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar