Sukses

Oligoteratozoospermia, Bisa Punya Anak?

23 Apr 2015, 22:22 WIB
Wanita, 26 tahun.

selamat siang dok. Saya sedang menjalani program hamil dr 22 okt 2012,usg transvagina tidak ada myom ataupun kista, namun menstruasi agak berantakan, mens terakhir tgl 17okt2012, konsul pertama diberikan cycloproginova. bulan berikutnya mens tgl 17nov2012. diberi profertil tgl 19-23. HSG patent,hormon LH,FSH,Prolaktin,Estradiol normal. endometrium normal. tgl 28 cek sel telur 18.3mm. suami OLIGOTERATOZOOSPERMIA diberi coten 100. tgl 30 cek sel telur +- 20mm lalu disuntik ovidrel 250mg.berhubungan tgl 2 dijadwal. pertanyaan : 1. berapa besar efektivitas suntikan tsb pd kondisi seperti ini ya dok? 2. setelah tgl 2 tsb, apakah saya bisa berhubungan suami istri kembali? 3. apabila tidak berhasil, treatment apalagi yg harus kami lakukan? mohon jawaban ya dok. trm kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Dari hasil pemeriksaan sperma suami Anda didapatkan hasil oligoteratozoospermia (jumlah dan pergerakan sperma tidak normal). Jika terdapat gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

  • Kelelahan

  • Tidur yang kurang

  • Kegemukan

  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras

  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi

  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)

  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis

  • Ketidakseimbangan hormon testosteron

  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)

  • Infeksi saluran reproduksi

  • Kelainan kromosom

Sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter spesialis andrologi atau spesialis bedah urologi mengenai diagnosis dan tatalaksana lebih lanjut untuk masalah Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar