Sukses

Kuning Pada Bayi

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 24 tahun.
selamat sore dok. Anak kami lahir normal pada 13 Agustus 2012 dengan berat 2,5 Kg. Lahir pada umur kandungan istri 35 minggu. Kata Dokter RS anak kami pada saat lahir mengidap penyakit kuning sehingga pada umur 15 hari menjalani terapi sinar di RS selama 2 hari. Selanjutnya perawatan hanya dijemur dirumah. Pada umur 5 minggu anak kami kembali lagi terapi sinar di RS selama 6 hari. Hasil cek total bilirubin terakhir pada saat rawat di RS 8,26 Mg/Dl. Anak kami sejak lahir sering mengejan hingga mukanya merah, terkadang muntah lewat mulut & hidung setelah diberi ASI. walaupun setiap pagi kita jemur, tetapi berdasarkan pengamatan kulit anak kami juga masih terlihat kuning. Mohon saran dokter.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter


Hari keberapa kulit anak mulai tampak kuning?lalu berapa nilai bilirubin total,direk dan indirek pada saat itu?anda mengatakan pada saat usia 15 hari anak menjalani terapi sinar dan kembali menjalani terapi sinar pada usia 5 minggu,apakah selama itu kulit kuning pada anak tidak hilang atau berkurang sama sekali?lalu apakah mata anak tampak kuning?kapan terakhir kali anda kontrol ke dokter spesialis anak yang menangani anak anda?Apakah ada keluhan lain pada anak anda?

 

Kuning pada bayi baru lahir atau disebut juga ikterus neonatorum terjadi akibat penumpukan bilirubin. Keadaan ini bisa terjadi secara fisiologis (normal) ataupun patologis (akibat penyakit), yang biasanya dapat dilihat secara klinis. Bila kuning pada bayi baru timbul setelah 24 jam pertama kehidupan dengan kondisi bayi sehat secara keseluruhan, hal tersebut masih bisa dikatakan normal dan umumnya bersifat sementara. Beberapa keadaan ikterus (bayi kuning) yang cenderung menjadi patologis adalah:

  • Terjadi dalam 24 jam pertama kehidupan
  • Peningkatan kadar bilirubin serum sebanyak 5 mg/dL atau lebih setiap 24 jam
  • kterus yang disertai proses hemolisis (inkompatabilitas darah, defisiens G6PD, atau sepsis)
  • Ikterus yang disertai oleh:
    • Berat lahir <2000 gram
    • Masa gestasi 36 minggu
    • Asfiksia, hipoksia, sindrom gawat napas pada neonates (SGNN)
    • Infeksi
    • Trauma lahir pada kepala
    • Hipoglikemia, hiperkarbia
    • Hiperosmolaritas darah
    • Ikterus klinis yang menetap setelah bayi berusia >8 hari (pada bayi lahircukup bulan) atau >14 hari (pada bayi lahir kurang bulan/prematur)

Untuk memantau warna kuning pada bayi, perhatikan bagian mata bayi. Jika putih matanya berubah kuning, berarti bayi mengarah ke kuning. Kuning menjalar dari sekitar wajah ke seluruh tubuh. Perhatikan pula warna urin bayi, bila warnanya kuning tua atau cokelat, kemungkinan kadar bilirubinnya sudah sangat tinggi. Orangtua harus segera membawa bayi ke rumah sakit bila bayi tidak aktif, sering mengantuk, lemas, demam, dan tidak mau minum.  Warna kuning pada bayi dengan ikterus neonatorum (kuning pada bayi) biasanya menghilang pada hari ke-7 hingga hari ke-10.

Untuk penanganan sebaiknya anda periksakan langsung ke dokter spesialis anak terdekat di kota anda.


Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar