Sukses

Lilitan Tali Pusat

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 25 tahun.
dok saya mau tanya penyebab tali pusat bayi terlilit dan bagaimana pencegahan nya saat kehamilan? berapa minggu kah masa nifas itu selesai dok?karna saya sudah 2bulan lebih masih keluar darah berwarna coklat tidak normal seperti haid biyasanya terimakasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Lilitan tali pusat terjadi karena gerak janin yang berlebihan,tali pusat yang panjang dan polihidramnion.Sebenarnya lilitan tali pusat yang terjadi pada janin dalam kandungan tidak selalu membahayakan, selama aliran darah dari ibu tetap dapat dialirkan kepada janinnya, sehingga janin tetap mendapatkan asupan makanan. Tidak ada satupun tindakan yang dapat dilakukan untuk menghidari lilitan tali pusat, karena lilitan tali pusat terjadi akibat tali pusat yang terlalu panjang (panjang tali pusat setiap bayi berbeda-beda) dan akibat gerakan-gerakan janin di dalam kandungan sehingga menyebabkan tali pusat mengelilingi leher janin. Biasanya lilitan tali pusat ini terdeteksi melalui pemeriksaan USG pada kehamilan di trimester ketiga, dimana tali pusat sudah tumbuh semakin panjang. Dengan pemeriksaan kehamilan yang teratur, anda dapat mendeteksi adanya lilitan tali pusat pada janin anda secara dini. Jika terdapat lilitan tali pusat pada bayi anda, segeralah berkonsultasi kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan sehingga dokter dapat memutuskan tindakan terbaik yang dapat dilakukan untuk anda dan bayi anda saat proses persalinan tiba, sehingga bayi dapat dilahirkan dengan selamat.

Masa nifas adalah masa setelah seorang ibu melahirkan hingga alat-alat kandungannya kembali seperti sebelum hamil. Masa nifas ini berlangsung kira-kira 6-12 minggu. Darah yang keluar di masa nifas merupakan pembersihan terhadap sisa-sisa kehamilan. Pada umumnya keluar sampai jangka waktu 40 hari. Setelah masa nifas selesai, diperkirakan fungsi alat-alat reproduksi telah normal kembali seperti sebelum hamil, karena itu menstruasi sudah dapat terjadi lagi. Pada wanita yang tidak memberikan ASI kepada bayinya, 80% akan mendapatkan menstruasinya kemabali dalam 20 minggu setelah melahirkan. Pada wanita yang memberikan ASI kepada bayinya, proses kembalinya menstruasi akan berlangsung lebih lambat. Meskipun demikian, tidak menyingkirkan pula bahwa seorang wanita dapat mengalami menstruasi kembali dalam 1 bulan setelah melahirkan, karena proses menstruasi diatur oleh kadar hormon di dalam tubuh dan hal ini berbeda-beda pada setiap orang.

Adapun darah nifas yang keluar sebenarnya dibedakan menjadi 4 tahap yang secara berurutan, yaitu:

  • lokia rubra ( berwarna merah berisi darah segar, jaringan sisa plasenta, dsb) sekitar 1 minggu.
  • lokia sanguelenta (berwarna merah dan berlendir) sekitar 1-2 minggu
  • lokia serosa (berwarna kekuningan) selama 2 minggu, dan

  • lokia alba (berwarna putih biasa dan bening) sekitar 6 minggu. Lokia alba merupakan darah nifas yang terakhir keluar, menandakan tahap pemulihan dan hampir berakhirnya masa nifas.

Pada beberapa perempuan ( 13%), lokia dapat keluar hingga 60 hari setelah melahirkan.

 

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

TIm Redaksi Klikdokter





    0 Komentar

    Belum ada komentar