Sukses

Anak Usia 3 Bulan

18 Oct 2014, 02:15 WIB
Wanita, 27 tahun.
anak saya usia tiga bulan setengah blm ngoceh dan klo diajak bicara tdk merespon dengan ocehan,belum mengeluarkan tawa hanya senyum saja padahal waktu umur 2,5 bulan sudah banyak ocehannya bagaimana ya dok
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Pada rentang usia 0-3 bulan akan banyak perkembangan signifikan pada pertumbuhannnya. Diiringi dengan perkembangan stimulasi yang dimiliki yang kerap kali membawa kegemasan tersendiri setiap polah tingkah lakunya. Seperti halnya: 

    Mengangkat kepala setinggi 450
    Menggerakkan kepala dari kiri / kanan ke tengah
    Melihat dan menatap wajah anda
    Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh
    Suka tertawa keras
    Bereaksi terkejut terhadap suara keras
    Membalas tersenyum ketika diajak bicara / tersenyum
    Mengenal ibu dengan penglihatan, penciuman, pendengaran, kontak

 

Perkembangan Motorik atau Gerak Kasar
Sementara pada umur ini, perkembangan serta stimulasi si kecil akan mulai menjajaki masa-masa motorik atau gerak kasar seperti:

Mengangkat Kepala
Letakkan bayi pada posisi telungkup. Gerakkan sebuah mainan berwarna cerah atau buat suara-suara gembira di depan bayi sehingga ia akan belajar mengangkat kepalanya. Secara berangsur-angsur ia akan menggunakan kedua lengannya untuk mengangkat kepala dan dadanya.

Berguling-guling
Letakkan mainan berwarna cerah di dekat bayi agar ia dapat melihat dan tertarik pada mainan tersebut. Kemudian pindahkan benda tersebut ke sisi lain dengan perlahan. Awalnya bayi perlu dibantu dengan cara menyilangkan paha bayi agar badannya ikut miring sehingga memudahkan bayi berguling. Ketika ia berguling, senyum dan tunjukkan rasa kasih sayang. Jaga bayi agar tidak jatuh dari tempat tidur, meja atau dari ketinggian lainnya.

Menahan Kepala Tetap Tegak
Gendong bayi dalam posisi tegak agar ia dapat belajar menahan kepalanya tetap tegak.

 

Perkembangan Motorik atau Gerak Halus

Melihat, Meraih dan  Menendang Mainan
lkat sebuah tali menyilang di atas tempat tidur bayi. Gantungkan pada tali tersebut benda/mainan berputar atau berbunyi, berwarna cerah. Bayi akan tertarik dan melihat, menendang atau menggapai mainan tersebut. Pastikan benda tersebut tidak bisa dimasukkan ke mulut bayi, dan tali tidak akan terlepas dari ikatannya.

Memperhatikan Benda  Bergerak
Bayi senang memperhatikan wajah seseorang, gambar, benda atau mainan menarik berwarna cerah. Dekatkan wajah anda, gambar, mainan menarik ke wajah bayi agar ia melihat dan memperhatikannya. Perlahan-lahan gerakkan wajah anda atau benda-benda itu ke sisi kanan dan kiri sehingga bayi ikut memperhatikannya.

Melihat Ragam Benda Kecil
Pangku bayi di dekat sebuah meja, kemudian jatuhkan sebuah benda kecil (misal : kacang) dari atas meja, tepat di depan bayi anda. Anda juga dapat memutar benda itu di atas meja dan melihat apakah bayi anda memperhatikannya. Jaga bayi anda agar tidak menelan benda itu, karena bisa menyebabkan tersedak.

Memegang Benda
Letakkan benda/mainan kecil yang berbunyi atau berwarna cerah di tangan bayi atau sentuhkan benda tersebut pada punggung jari-jarinya. Amati cara ia memegang benda tersebut. Hal ini berhubungan dengan suatu gerak reflek.

Semakin bertambah umur bayi, ia akan semakin mampu memegang benda-benda kecil dengan ujung jarinva (menjimpit). Jaga agar benda itu tidak melukai bayi atau tertelan dan membuatnya tersedak.

Meraba & Merasakan Bentuk Permukaan
Ajak bayi meraba dan merasakan berbagai bentuk permukaan seperti mainan binatang, mainan plastik, kain-kain perca, karet dan sebagainya. Bayi anda mungkin memasukkan benda-benda itu ke mulutnya, maka pastikan bahwa benda-benda itu tidak terlalu kecil atau mudah disobek dan ditelan.

 

 

Perkembangan Aspek Bicara dan Bahasa

Berbicara
Setiap hari, bicara dengan bayi sesering mungkin. Gunakan setiap kesempatan seperti waktu memandikan bayi, mengenakan pakaiannya, memberi makan, di tempat tidur, ketika anda sedang mengerjakan pekerjaan rumah tangga, dan sebagainya. Bayi tidak pernah terlalu muda untuk diajak bicara.

Meniru suara-suara
Tirukan ocehan bayi sesering mungkin, maka ia akan menirukan kembali suara anda.

Mengenali berbagai   suara
Ajak bayi mendengarkan berbagai suara seperti musik, radio, TV, orang berbicara dan sebagainya. Jugs buatlah suara dari kerincingan, mainan yang dipencet atau bel. Perhatikan, bagaimana reaksi bayi terhadap suara yang berlainan.

 

Perkembangan Aspek Sosialisasi dan Kemandirian

Memberi rasa aman  dan kasih sayang
Sesering mungkin peluk dan belai bayi, bicara kepada bayi dengan nada lembut dan halus, setts penuh kasih sayang. Sesering mungkin ajak bayi dalam kegiatan anda. Ketika bayi rewel, cari sebabnya dan atasi masalahnya.

Mengajak bayi  tersenyum
Sesering mungkin ajak bayi tersenyum dan tatap mats bayi. Balas tersenyum setiap kali bayi tersenyum kepada anda. Bust suarasuara yang menyenangkan dan berbicara dengan bayi sambil tersenyum.

Mengajak bayi  mengamati benda-benda dan keadaan di sekitarnya
Gendong bayi berkeliling sambil memperlihatkan/menunjuk benda-benda yang berwarna cerah atau bercahaya. Sangga bayi pada posisi tegak sehingga ia dapat melihat apa yang terjadi di sekitarnya.

Meniru ocehan dan mimik muka bayi
Perhatikan apa yang dilakukan oleh bayi, kemudian tirukan ocehan dan mimik mukanya. Selanjutnya bayi akan menirukan anda.

Mengayun bayi
Untuk menenangkan bayi dan anda bisa santai, ayunkan bayi dalam kursi ayun. Tetap berada dekat bayi sehingga ia dapat meraba wajah anda dengan tangannya. Belai bayi dengan penuh kasih sayang dan bicara padanya dengan nada lembut.

Meninabobokan
Ketika menidurkan bayi, bersenandunglah dengan nada lembut dan penuh kasih sayang, ayun bayi anda sampai tertidur.

 

Untuk informasi seputar tumbuh kembang anak,anda dapat membacanya di RUBRIK SPESIAL TUMBUH DAN KEMBANG ANAK.

 

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar