Sukses

Cairan Dari Vagina

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 27 tahun.
Pagi Dok, Istri saya sedang hamil dan usia kehamilannya sudah 38 minggu...Sekarang dia sering merasa keram dan ngeilu didaerah bawah perut dan celana dalamnya sering basah dengan cairan bening tapi tidak berbau....Apakah itu normal dokter.... Terima kasih atas jawabannya
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter


Sebelum panjang lebar kita membahas pertanyaan anda,ada yang ingin kami tanyakan.Sejak kapan keluhan kram dan terdapat cairan banyak di celana dalam dirasakan?Apakah cairan yang keluar cukup banyak?apakah sudah pernah anda periksakan ke dokter umum atau bahkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan?

Perut yang terasa kencang terjadi karena adanya kontraksi pada rahim. Ada 2 jenis kontraksi yang dapat terjadi pada masa kehamilan, false labour yang disebut dengan kontraksi Braxton Hicks dan true labour  yang terasa ketika mendekati persalinan. 

Bagaimana membedakan keduanya? Tentunya dengan mengenali karakteristik dari tiap jenis kontraksi. Pada Braxton Hicks, kontraksi terasa hilang timbul, jarak antara dua kontraksi tidak menjadi semakin dekat, tidak meningkat bila berjalan, tidak memanjang, dan tidak semakin menguat . Kontraksi ini umumnya mulai terasa saat trimester ke-2 ( minggu 13 s/d 25 kehamilan) dan semakin sering pada trimester ke-3 (minggu ke-26 s/d 40 kehamilan). Kontraksi ini seringkali membuat ibu hamil merasa bahwa persalinan segera dimulai. Namun, sesuai namanya false labour, kontraksi ini bukanlah kontraksi yang dirasa saat mendekati persalinan.   

Sedangkan pada true labour, kontraksi terjadi dalam interval yang teratur, berlangsung hingga 30-70 detik, dan jarak antar dua kontraksi semakin dekat. Kontraksi juga terus berlangsung tidak berhenti meskipun merubah posisi, semakin menguat, dan awalnya terasa pada bagian punggung kemudian menjalar ke arah perut.

Keluarnya cairan dari vagina istri anda saat usia kehamilan 38 minggu dapat terjadi akibat:

  1. Keputihan. Keputihan adalah cairan bukan darah yang keluar dari vagina yang dapat timbul akibat suatu hal yang normal ataupun akibat adanya infeksi saluran reproduksi. Selama cairan vagina tersebut tampak bening (tidak berwarna), tidak berbau, tidak banyak dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa terbakar pada daerah kemaluan, anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkan hal tersebut karena itu adalah hal normal.

  2. Ketuban pecah dini, yaitu pecahnya ketuban sebelum waktunya melahirkan yang ditandai dengan keluarnya cairan ketuban merembes melalui vagina. Cairan ketuban biasanya akan mengeluarkan aroma manis dan tidak seperti bau amoniak. Volume cairan ketuban yang keluar biasanya cukup banyak hingga mampu membasahi celana. Ibu hamil dengan ketuban pecah dini harus segera dibawa ke RS untuk mendapatkan penanganan yang tepat sehingga komplikasi yang berbahaya dapat dihindari.

Jika anda masih ragu apakah itu keputihan atau cairan ketuban, sebaiknya anda segera membawa istri anda ke dokter untuk memastikannya. Ketuban pecah dini perlu mendapatkan penanganan segera untuk mencegah terjadinya infeksi di dalam rahim yang dapat membahayakan kesehatan istri anda dan bayi dalam kandungannya. Segala informasi yang anda temukan di internet dan bahkan Tanya jawab di forum ini tidak dapat menggantikan pemeriksaan klinis yang dilakukan secara langsung oleh dokter.Jadi sebelum anda menduga-duga kondisi kesehatan anda maka kami sarankan anda memeriksakan diri ke dokter.

Demikian informasi yang dapat kami berikan ,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar