Sukses

Apakah Terinfeksi HIV?

19 Oct 2014, 10:40 WIB
Pria, 17 tahun.
dear dokter, jadi saya ingin bercerita sekaligus bertanya dok tentang pengakit HIV/AIDS.. jadi begini dok, sekitar 2 bulan lalu saya menonton film di bioskop daerah depok. ketika saya selesai menonton, saya rada menekan senderan tangan kanan bangku duduk saya. tiba-tiba saya merasa ada yang menusuk tangan saya entah itu jarum atau paku. setelah saya periksa ada beberapa benda tajam didalamnya. saya juga sempat memeriksa ke senderan tangan bangku lain, namun tidak ada benda tajam didalamnya. seketika saya teringat tentang rumor penularan penyakit HIV/AIDS lewat jarum-jarum di bangku bioskop. pertanyaan saya dokter, apa benda tajam atau jarum tersebut bisa menularkan HIV/AIDS?? lalu apa yang harus saya lakukan dokter?? apa saya harus tes darah?? sepengetahuan saya virus HIV/AIDS mati ketika diluar tubuh manusia dan juga memerlukan jumlah yang cukup untuk menularkannya. jujur hal ini sangat membuat saya khawatir. mohon di jawab ya dok. terima kasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistim kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor.

HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membaran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik.yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.Pada beberapa tahun pertama, virus HIV ini mungkin tidak akan menimbulkan gejala apapun pada tubuh.

Berbagai gejala AIDS umumnya tidak akan terjadi pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Kebanyakan kondisi tersebut akibat infeksi oleh bakteri, virus, jamur, dan parasit yang biasanya dikendalikan oleh unsur-unsur sistem kekebalan tubuh yang dirusak HIV.

Infeksi oportunistik (infeksi yang disebabkan oleh organisme yang biasanya tidak menyebabkan penyakit pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang normal, tetapi dapat menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang buruk) umum didapati pada penderita AIDS/HIV mempengaruhi hampir semua organ tubuh. 

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi virus HIV. Umumnya pasien berobat karena infeksi oportunistiknya. Melalui pemeriksaan darah ternyata baru diketahui bahwa pasien menderita HIV/AIDS. Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan HIV/AIDS,seperti yang telah kami jelaskan diatas bahwa pengobatan biasanya diberikan justru kepada infeksi/penyakit lain yang menyertai HIV/AIDS.Sedangkan untuk HIV/AIDS sendiri pengobatan yang ada hingga saat ini hanya berusaha untuk menekan replikasi virus tetapi bukan untuk menghilangkan atau menyembuhkan HIV/AIDS.

Untuk mengetahui apakah seseorang telah terinfeksi HIV, dapat dilakukan beberapa pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan yang saat ini sering digunakan adalah tes antibodi, tes ini mudah dilaksanakan dan biayanya murah. Bila pada tes antibodi ditemukan hasil yang positif, maka pemeriksaan harus diulang dan bila masih positif dilakukan tes konfirmasi dengan tes Western Blot. Bila Western Blot tidak tersedia, maka hasil dinyatakan positif bila tes antibodi menunjukkan tiga kali hasil yang positif. Sebaliknya, hasil yang negatif dapat berarti seseorang tidak terinfeksi HIV atau masih berada dalam periode jendela.


Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter



 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar