Sukses

Perut Kencang Saat Hamil

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 30 tahun.
Selamat Siang Dok.. Saya mau bertanya, istri saya sedang mengandung 32 minggu . Pertanyaan pertama, menurut dokter kandungan kami air ketuban istri saya normal tapi normal bawah.. bagaimana caranya agar air ketubannya bertambah? Pertanyaan kedua, istri saya perutnya sering kencang sekali sampai sakit dan ini bisa terjadi semalaman, ini normal atau tidak? solusinya apa yah? Demikian hal yang saya ingin tanyakan.. mohon bantuannya.. Terima kasih dok..
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter


Menurut pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter anda dikatakan bahwa cairan ketuban istri anda masih dalam batas normal.Bila air ketuban kurang berikut penjelasan kami.Air ketuban yang berkurang di dalam dunia medis dikenal dengan nama oligohidramnion. Air ketuban adalah cairan yang dihasilkan oleh janin dan selaput yang mengelilinginya. Oligohidramnion dapat disebabkan karena kehamilan lewat waktu, gangguan pertumbuhan pada janin, penyakit ibu (tekanan darah tinggi, diabetes), atau gangguan ginjal pada janin.

Oligohidramnion dapat menyebabkan gangguan tumbuh-kembang pada janin atau komplikasi selama kehamilan. Hal ini harus terus dipantau oleh dokter untuk memastikan kadar air ketuban cukup dan perkembangan janin sesuai dengan masa kehamilan. Yang dapat istri anda lakukan saat ini adalah meningkatkan asupan makanan sehat dengan gizi seimbang, tingkatkan asupan cairan, banyak istirahat, hindari merokok atau perokok pasif, dan selalu berkonsultasi ke dokter apabila terjadi tanda-tanda gangguan pada kehamilan.


Perut yang terasa kencang terjadi karena adanya kontraksi pada rahim. Ada 2 jenis kontraksi yang dapat terjadi pada masa kehamilan, false labour yang disebut dengan kontraksi Braxton Hicks dan true labour  yang terasa ketika mendekati persalinan. 

Bagaimana membedakan keduanya? Tentunya dengan mengenali karakteristik dari tiap jenis kontraksi. Pada Braxton Hicks, kontraksi terasa hilang timbul, jarak antara dua kontraksi tidak menjadi semakin dekat, tidak meningkat bila berjalan, tidak memanjang, dan tidak semakin menguat . Kontraksi ini umumnya mulai terasa saat trimester ke-2 ( minggu 13 s/d 25 kehamilan) dan semakin sering pada trimester ke-3 (minggu ke-26 s/d 40 kehamilan). Kontraksi ini seringkali membuat ibu hamil merasa bahwa persalinan segera dimulai. Namun, sesuai namanya false labour, kontraksi ini bukanlah kontraksi yang dirasa saat mendekati persalinan.   

Sedangkan pada true labour, kontraksi terjadi dalam interval yang teratur, berlangsung hingga 30-70 detik, dan jarak antar dua kontraksi semakin dekat. Kontraksi juga terus berlangsung tidak berhenti meskipun merubah posisi, semakin menguat, dan awalnya terasa pada bagian punggung kemudian menjalar ke arah perut.Bila Anda merasa cemas dan merasakan gejala lain selain yang kami sebutkan, sebaiknya berkonsultasilah langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.



Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Redaksi Klikdokter.

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar