Sukses

Leukosit

17 Oct 2014, 16:51 WIB
Wanita, 22 tahun.
Bapak/Ibu dokter yang saya hormati, 5 tahun yang lalu, ayah saya pernah harus bedrest total selama 6 bulan karena sakit magh. Lalu 4 bulan beraktivitas ringan, dan setelah itu kembali beraktivitas normal seperti biasa. Namun sejak seminggu yang lalu, ayah saya sering mengeluh badannya lemas dan cepat capek. Nafsu makan menghilang, dan puncaknya beliau merasa kedinginan lalu muntah. Setelah diperiksa ke dokter, singkat cerita beliau dianjurkan untuk cek darah. Hasil cek lab menunjukkan kadar leukosit yang tinggi hingga mencapai 12.000, kata dokter itu karena infeksi. Hingga saat ini, ayah saya sering merasa tidak enak pada perut (yang beliau pikir itu karena pengaruh magh), sakit di kepala, tidak kuat beraktivitas terlalu lama (pengennya tidur atau bersandar), malam kadang badannya panas seperti demam. Yang ingin saya tanyakan, apakah sakit ayah saya ini berpotensi leukimia? bagaimana penanganannya dirumah untuk makanan yang dianjurkan ataupun ada yang harus dihindari?
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 
Leukosit (sel darah putih) tinggi dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya terdapat infeksi, peradangan, atau keganasan darah seperti leukemia.Mengapa anda menduga ayah anda terkena leukemia?Kami tidak dapat menyimpulkan apakah ayah anda terkena leukemia atau tidak hanya dari informasi yang anda berikan saat ini,karena dibutuhkan pemeriksaan yang lebih mendetail.
 
Hal yang perlu dilakukan untuk menurunkan leukosit adalah dengan mengatasi penyebabnya, misalnya diberikan antibiotik untuk mengatasi infeksi jika memang terdapat infeksi.Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat meminta penjelasan lebih lengkap dari dokter yang menangani ayah Anda.
 
Untuk orang maag harus menjaga pola makan, menghindari makanan yang pedas, makanan asam, kopi, kola, merokok, dan ubahlah gaya hidup menjadi lebih sehat. Hindari stres dan bergadang karena dapat meningkatkan produksi asam lambung.
 
 
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat
 
Salam,
 
Tim Redaksi Klikdokter

 

 


    0 Komentar

    Belum ada komentar