Sukses

Perut Kencang Saat Hamil

20 Oct 2014, 10:17 WIB
Wanita, 23 tahun.
slmt siang dokter,, saat ini usia kehamilan saya menginjak minggu ke 34.. namun sejak minggu ke 28 perut saya sering kencang dan frekuensinya juga sering... memang saya masih bekerja dan berangkat pulang naik motor sendiri,,,, saya ingin tanya apakah perut kencang berbahaya dan dapat menyebabkan kelahiran prematur? terima kasih dokter
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat,
Terima kasih telah menggunakan layanan Klikdokter.

 

Perut yang terasa kencang terjadi karena adanya kontraksi pada rahim. Ada 2 jenis kontraksi yang dapat terjadi pada masa kehamilan, false labour yang disebut dengan kontraksi Braxton Hicks dan true labour  yang terasa ketika mendekati persalinan. 

Bagaimana membedakan keduanya? Tentunya dengan mengenali karakteristik dari tiap jenis kontraksi. Pada Braxton Hicks, kontraksi terasa hilang timbul, jarak antara dua kontraksi tidak menjadi semakin dekat, tidak meningkat bila berjalan, tidak memanjang, dan tidak semakin menguat . Kontraksi ini umumnya mulai terasa saat trimester ke-2 ( minggu 13 s/d 25 kehamilan) dan semakin sering pada trimester ke-3 (minggu ke-26 s/d 40 kehamilan). Kontraksi ini seringkali membuat ibu hamil merasa bahwa persalinan segera dimulai. Namun, sesuai namanya false labour, kontraksi ini bukanlah kontraksi yang dirasa saat mendekati persalinan.   

Sedangkan pada true labour, kontraksi terjadi dalam interval yang teratur, berlangsung hingga 30-70 detik, dan jarak antar dua kontraksi semakin dekat. Kontraksi juga terus berlangsung tidak berhenti meskipun merubah posisi, semakin menguat, dan awalnya terasa pada bagian punggung kemudian menjalar ke arah perut.

Lalu, bagaimana cara mengurangi rasa tidak nyaman pada Braxton Hicks? Beberapa wanita merasa lebih nyaman dengan mandi air hangat dan selalu menjaga hidrasi tubuh dengan minum cukup air. 

Bila Anda merasa cemas dan merasakan gejala lain selain yang kami sebutkan, sebaiknya berkonsultasilah langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar