Sukses

Alergi Susu Sapi

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 34 tahun.
Dokt pada tanggal 21 Juli 2012 yang lalu istri saya melahirkan anak kedua kami dengan jenis kelamin laki-laki secara normal, BBL 3,1kg dan PBL 49cm. 3 hari pasca kelahiran anak saya harus ditherapy sinar ultraviolet karena kadar birilubinnya cukup tinggi. pd awal kelahiran anak saya mendapatkan ASI eklusif sampe mencapai 2 minggu pasca kelahiran, tetapi karena produksi ASI tidak mencukupi mau tidak mau saya memberikan susu bantu, nah masalah mulai timbul ketika saya memberikan susu bantu, al: muncul bintik2 merah dimuka dan kepala,suka gelisah dan muncul suara "grok" pada pernafasan malam dan dini hari. dan saya sudah konsul ke spesialis anak dan menurut analisa beliau anak saya alergi susu sapi ( tanpa melalui cek lab). yang ingin saya tanyakan: 1. apakah benar anak saya mengalami alergi susu sapi? 2. seumpamannya benar anak saya alergi susu sapi, sebaiknya saya memberikan susu HA atau susu Soya dokt? 3. seumpamanya sy memberika susu soya, apakah kedepan anak saya tetap akan alergi susu sapi? karena menurut pikiran sy, diberikan susu soya berarti betul2 putus dgn susu sapi, tp kalau diberi susu HA masih ada kandungan susu sapinya. thx dokt nb. BB anak saya sampe tgl 15 agust adalah 3,9kg
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat
 
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter
 
Bagaimana reaksi setelah anda mengganti susu formula anak anda dengan susu HA atau soya?Bila gejala-gejala seperti bintik merah,gelisah dan suara grok-grok berkurang atau bahkan hilang maka benar anak anda mempunyai alergi susu sapi.Pada kasus anak Anda, kemungkinan besar bintik-bintik merah pada muka dan leher adalah salah satu gejala klinis dari alergi. Gejala klinis alergi susu sapi pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan dalam bentuk muntah, diare berlanjut yang kadang dapat disertai darah, serta konstipasi atau sembelit (50 - 60%). Gejala klinis lain dapat terlihat pada kulit dan saluran napas. Pada kulit dapat terlihat merah-merah
Apabila anak anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, susu gandum, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai.
 Protein susu sapi dapat menimbulkan alergi yang menetap sampai akhir masa anak-anak. Meskipun demikian, biasanya alergi susu sapi akan hilang dengan sendirinya seiring dengan matangnya saluran pencernaan bayi (pada usia 2-3 tahun).jadi untuk saat ini kami tidak menyarankan untuk memperkenalkan anak anda dengan produk yang terbuat dari susu sapi.Sementara itu, anak hanya diperbolehkan mengonsumsi susu pengganti formula soya atau susu formula jenis hipoalergenik (HA).
 
 
Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat
 
Salam
Tim Redaksi Klikdokter
 

    0 Komentar

    Belum ada komentar