Sukses

Klep Jantung

18 Oct 2014, 02:42 WIB
Wanita, 48 tahun.
Selamat sore dokter. Saya mau bertanya. Ibu saya berusia 80 tahun dan sejak tahun 2003 dokter ahli jantung sudah mengatakan bahwa ada kelainan pada klep jantungnya. Tahun lalu (tepatnya bulan Agustus 2011) ibu saya mengeluhkan bahwa nafasnya sesak dan pendek2. Tapi keluhan itu tidak berlangsung terus menerus (jadi datang dan pergi begitu). Hari Selasa minggu lalu (31 Juli 2012) karena pilek, ibu saya ke dokter dan diberi obat Rhinos SR (Pseudoephedrine, HCl 120 mg, Loratadine 5 mg) dan Triamcort (Triamcinolone 4 mg) yg masing2 diminum 2 x 1 sehari. Setelah minum 2 kali (malam dan paginya), dia mulai merasa sesak nafas (tapi tidak parah) jadi dia berhenti meminum kedua obat tersebut. Tapi hari Jumatnya (3 Agustus) ibu saya merasa sangat sesak nafas (sampai sangat lemas) sehingga harus dibantu dgn oksigen. Pertanyaan saya adalah : 1. Apakah kondisi ibu saya itu akibat kelainan pada klep jantungnya (yang terdeteksi sejak 2003) atau karena pengaruh obat (jadi hanya sementara) atau kondisinya semakin parah karena obat tersebut (jadi kondisinya permanen)? 2. Dokter, apa ya penyebab kelainan klep jantung? Karena sebelumnya ibu saya tidak pernah ada keluhan semacam ini. Bahkan dulu (kira2 waktu masih berusia sekitar 57-an sampai 60-an) masih sering ikut senam aerobik di FPOK IKIP Rawamangun (sekarang Universitas Negeri Jakarta) 3 kali seminggu dan juga ketika berusia kira2 74 atau 75 tahun sering naik turun tangga di rumahnya (karena ada 2 lantai) sebab harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga (karena ibu saya tidak memakai pembantu) tidak ada keluhan apa2. Ibu saya memang mulai merasa sesak napas kira2 setahun yg lalu (Agustus 2011). Tapi keadaannya lebih parah setelah meminum kedua obat tersebut diatas. 3. Kenapa setelah lama berhenti mengkonsumsi kedua obat tersebut, rasa sesak napasnya masih suka datang2 Walaupun tdk sesering ketika habis mengkonsumsi kedua obat tersebut? 4. Apa tindakan yg bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan klep jantungnya? Selain dioperasi? Mengingat usia ibu saya yg sudah sangat sepuh itu (80 tahun). Terima kasih banyak dokter.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Keluhan sesak nafas bisa saja disebabkan oleh kondisi jantung ibu anda,akan tetapi untuk lebih pastinya silahkan anda memeriksakan ibu anda ke dokter spesialis jantung.

Dalam jantung terdapat 4 buah katup yang memastikan bahwa darah dapat mengalir bebas keluar jantung melalui satu arah dan mencegah agar tidak ada aliran darah yang berbalik masuk ke dalam jantung. Klep jantung yang mana yang bocor? jantung memiliki 4 ruang dan 4 klep, masing-masing klep dapat bocor dengan penyakitnya masing-masing.Kebocoran katup jantung (insufisiensi katup jantung) terjadi akibat katup jantung tidak dapat menutup dengan sempurna sehingga sebagian darah dapat mengalir berbalik arah saat jantung berkontraksi. Akibatnya, jantung gagal memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Semakin besar kebocoran katup yang terjadi maka dibutuhkan usaha jantung yang semakin keras untuk mengatasi masalah tersebut.

Frekuensi denyut jantung dapat secara normal meningkat pada beberapa keadaan yang mengaktifkan sistem saraf simpatis anda, seperti saat anda terkejut, saat anda berolahraga, ketakutan, cemas, dll. Anda tidak perlu khawatir jika terjadinya peningkatan denyut jantung anda terkait dengan hal-hal tersebut.

Kelainan katup jantung yang sudah berat dapat menimbulkan beberapa gejala seperti:

  • Sesak napas, terutama saat beraktivitas atau saat tidur berbaring sehingga anda memerlukan lebih banyak bantal saat tidur.

  • Mudah merasa lelah atau pusing
  • Rasa tidak nyaman pada dada, seperti terdapat tekanan pada dada anda atau seperti tertimpa benda berat pada dada anda saat anda beraktivitas atau berada di cuaca yang dingin.
  • Jantung berdebar-debar.
  • Pembengkakan pada kaki (edema)
  • Peningkatan berat badan yang cepat.

Namun demikian, tidak semua penderita kelainan katup jantung selalu mengalami gejala-gejala tersebut. Mungkin saja anda tetap tidak merasakan keluhan apapun meskipun kelainan katup jantung anda sudah berat.

Terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah katup jantung tergantung dari jenis dan keparahan dari kelainan tersebut. Dengan pemeriksaan lebih lanjut dokter dapat mengidentifikasi lokasi, tipe dan luasnya kelainan katup jantung ibu anda. Hasil dari pemeriksaan tersebut akan membantu dokter memutuskan prosedur pengobatan yang terbaik untuk ibu anda. Jika kelainan katup ibuanda tidak terlalu berat, mungkin dokter akan memberikan beberapa obat-obatan untuk mengurangi gejala ataupun untuk mengurangi kerusakan katup lebih lanjut. Namun, jika kelainan katup ibu anda sudah berat diperlukan operasi penggantian katup untuk mencegah timbulnya kelainan jantung yang lebih berat.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar