Sukses

Benjolan di Vagina

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 23 tahun.
setelah selesai nifas, d ujung bekas luuka jahitan perineum tepatnya d pintu vagina muncul 2 benjolan kecil kira2 diameter 2 mm warna merah segar, setelah 2 bulan menjadi sebesar biji klengkeng dan keluar dari lubang vagina, tekstur lembek dan bentuk berubah ubah di sertai keputihan warna keruh dan berbau amis seperti bau darah nifas,, kira2 apa ya dok diagnosanya dan apakah bahaya atau tidak?? sekian pertanyaan saya dok, trimakasih atas jawabannya...
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.  

 

Daerah bibir luar vagina termasuk daerah yang memiliki kelenjar sebasea. Daerah kemaluan adalah daerah yang cukup lembab karena lokasinya dan selalu tertutup celana dalam. Maka dari itu, kelenjar sebasea ditambah daerahnya yang lembab membuat kulit daerah tersebut menjadi lebih mudah terinfeksi.

Bintil-bintil kecil di daerah vulva (sekitar vagina) dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, diantaranya:

  1. kondiloma akuminata (kutil kelamin)
  2. moluscum kontagiosum (infeksi virus pox)
  3. herpes simplex (infeksi virus herpes)
  4. scabies (infeksi oleh kutu)
  5. jerawat

Bintik-bintik tersebut dapat juga berasal dari kelenjar sebasea yang sedang aktif.

 

Selain itu ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Secara garis besar benjolan (tumor) dibedakan menjadi tumor jinak atau ganas. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:  

  1. Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
  2. Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
  3. Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
  4. Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
  5. Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin  

Untuk mengetahui benjolan itu berbahaya atau tidak, diperlukan pemeriksaan ke dokter. Dari pemeriksaan fisik, Dokter akan dapat menduga benjolan tersebut ganas atau tidak, namun untuk mengetahui secara pasti, maka benjolan tersebut harus diangkat dan diperiksa di bawah mikroskop (histopatologi). Saran kami adalah Anda  memeriksakan diri ke dokter karena dibutuhkan informasi lebih jauh mengenai ukuran, bentuk, warna, rasa nyeri, lokasi tepat dll. Kelainan kulit dan kelamin memang memerlukan pemeriksaan langsung untuk diagnosis, oleh karena itu periksakan segera ke dokter.

 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
 
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Bagaimana dengan keputihan Anda?
Kami tidak dapat mengetahui secara pasti kondisi kesehatan anda tanpa melakukan anamnesa menyeluruh,pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang mungkin diperlukan,oleh karena kami selalu menyarankan jika anda ingin mengetahui kondisi kesehatan anda sebenarnya sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar