Sukses

Hipertiroid dalam Kehamilan

20 Oct 2014, 09:57 WIB
Pria, 40 tahun.
Dokter yang terhormat, Istri saya berdasar test lab menunjukkan gejala Hipertiroid (Angka TSH melebihi normal) dan tanpa diketahui sebelumnya ternyata juga hamil sekitar 2 bulan. Pertanyaan : Apa gejala hipertiroid tersebut timbul akibat kehamilaanya tersebut? Bagaimana dengan kemahamilannya, apa boleh diteruskan atau harus diabortus (katanya hipertiroid berbahaya bagi kehamilan)? Bagaimana tindakan kami selanjutnya? Atas jawabannya diucpakan terimakasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Penyakit tiroid adalah kelainan yang terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid lebih banyak (hipertiroid) ataupun kurang (hipotiroid)dari yang dibutuhkan tubuh. Keadaan seperti apakah yang Anda alami?

Hipertiroidisme atau suatu keadaan peningkatan hormon tiroid pada kehamilan umumnya disebabkan karena penyakit Graves dan terjadi pada satu dari 500 kehamilan. Selain penyakit Graves, hipertiroidisme pada kehamilan dapat disebabkan oleh hiperemesis gravidarum yaitu mual dan muntah hebat yang dapat menyebabkan penurunan berat badan dan dehidrasi, namun hal ini jarang terjadi.

Hipertiroidisme jika tidak terkontrol selama kehamilan dapat menyebabkan beberapa keadaan pada ibu seperti:

  • gagal jantung

  • Preeklamsia-peningkatan tekanan darah yang berbahaya pada masa akhir kehamilan

  • "Badai" tiroid- gejala tiroid yang terjadi secara tiba-tiba, berat dan sangat berbahaya

  • Keguguran

  • Kelahiran prematur

  • berat badan lahir rendah

Sedangkan hipertiroidisme pada bayi yang baru lahir dapat berakibat peningkatan detak jantung yang dapat berujung pada gagal jantung,kurangnya penambahan berat badan, gelisah, terkadang pembesaran tiroid yang dapat menekan trakea dan mengganggu pernapasan. 

Sebaiknya konsultasikan keadaan istri anda terlebih dahulu pada dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar keadaan istri Anda mendapat penanganan yang tepat.

 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar