Sukses

Keputihan

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 25 tahun.
Dear Klik DOkter, Saya wanita berusia 25 tahun dan belum menikah. Sebenarnya saya ingin konsultasi ke dokter spesialis, tapi masih ragu2, karena dari yang saya dengar, biasanya di cek secara langsung ke organ genital (feel uncomfort), saya jg malu utk bercerita dgn orang lain, itu sebabnya saya merasa lbh nyaman konsultasi secara online. Belakangan ini saya sering mengalami semacam keputihan yang putih pekat, warnanya mirip susu dan ada seperti seratnya, kental hampir liat, tapi tidak berbau dan tidak menyebabkan organ kewanitaan saya gatal atau panas.. secara keseluruhan saya baik2 saja, hanya kadang perut bawah sebelah kiri nyeri dan terus terang saya kuatir jika keputihan itu pertanda kanker serviks atau semacamnya. Saya jg jadi gampang letih sekarang ini. Mohon informasi dari team dokter, apakah yang sedang saya alami ini berbahaya?. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter
 
 
Sejak kapan keluhan ini anda rasakan?mengenai nyeri perut bawah kiri,sejak kapan keluhan tersebut dirasakan?kapan saja kleuhan tersebut dirasa bertambah atau berkurang?apakah ada kleuhan lain yang dirasakan?
Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
 
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Bagaimana dengan keputihan Anda?
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.


Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Kami tidak dapat mengetahui secara apsti kondisi kesehatan anda tanpa melakukan anamnesa menyeluruh,pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang mungkin diperlukan,oleh karena kamii selalu menyarankan jika anda ingin mengetahui kondisi ksehatan anda sebenarnya sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan dan apakah nyeri perut yang anda rasakan berhubungan dengan keputihan yang anda alami atau tidak.

 
Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat
Salam
Tim Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar