Sukses

Siklus Haid

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 30 tahun.
Dear Dokter, Saya uda 3 hari ini haid, hari pertama hanya bercak coklat saja. hari ke-2 malah tidak keluar makanya saya sudah mulai solat magrib tapi menjelang waktu isya saya cek ada darah haid tapi hanya sedikit. Hingga besok paginya tidak keluar sama sekali bahkan sampai siang hanya terlihat coklat aja. Kenapa ya dok haid saya seperti ini ? apa karena stress, kebetulan saya baru menikah tanggal 8 Juli 2012 lalu. Mohon penjelasannya kenapa haid saya sperti ini, saya takut ini menimbulkan penyakit. .. Pertanyaan ke-2 Biasanya pasangan yang baru menikah normalnya berapa lama untuk bisa punya anak ? dan Bagaimana caranya agar saya dan suami bisa cepat memiliki keturunan mengingat usia suami saya sudah 43 th dan saya 30 th. Mohon diberikan jwaban ya dok, atas jawabannya saya ucapka terima kasih Best Regards, Suci Nurhayati
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Bagaimana siklus haid anda selama ini?Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari.

Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain

  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Stres psikologis
  • Atlit
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dsb

 

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas,Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol.

Jika siklus haid terjadi diluar batas-batas normal yang telah disebutkan diatas secara berulang, berarti telah terjadi gangguan dalam proses menstruasi dan hal ini perlu dievaluasi lebih lanjut oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan sehingga diketahui penyebab dari gangguan siklus haid dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.


 Kami memahami kekhawatiran Anda dan keinginan untuk segera memiliki keturunan. Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. "Lalu bagaimanakah frekuensi dan kualitas hubungan seksual Anda selama ini?

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Jika Anda sudah menjalankan pemeriksaan USG rahim, terdapat pemeriksaan lain seperti HSG ataupun kadar hormon. Namun tentunya kedua jenis hormon tersebut dilakukan jika diperlukan dan jika dicurigai adanya kelainan yang mengarah kesana. Selain Anda, suami Anda juga perlu menjalani beberapa pemeriksaan seperti anatomi organ reproduksi dan analisis sperma. Pemeriksaan analisis sperma dapat menjadi acuan informasi mengenai kesehatan sperma.

Selain beragam pemeriksaan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi Anda dan suami, tentunya yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).
Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil pemeriksaan yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam
Tim Redaksi Klikdokter




    0 Komentar

    Belum ada komentar