Sukses

Belum Mendapat Momongan

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 26 tahun.
Sdh lima tahun perkawinan kami.Tapi kami blm memiliki momongan.Kami sdh sama2 periksa,hasilnya sperma suami sgt bagus,dn saya jg sdh USG hasilnya juga bagus. Kami juga cukup bahagia dengan kehidupan kami,krn kami juga sdh mempunyai rmh sendiri dn masing2 kami juga sdh mempunyai pekerjaan yg tetap di kantor.jadi bkn mslh stres penyebab sy blm hamil kan dok?lantas apakah penyebabnya?. beberapa org termasuk suami sy menyarankan agar sy priksa HSG,dimana HSG tersebut bisa mengetahui adanya sumbatan di saluran telur. yang sy tnyakan dok,apakah HSG aman dn merupakan cara yg tepat untuk kami?dn jika memang ada penyumbatan pada saluran telur sy,lantas adakah cara untuk mengobatinnya? terimakasih untuk jawaban dokter.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Namun, jika Anda dan suami ingin mencoba untuk mendapatkan keturunan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Bagaimana dengan hubungan seksual Anda dan suami? Apakah Anda dan suami telah melakukan hubungan seksual minimal 2-3 kali/minggu? Lebih baik untuk melakukan hubungan seksual sesering mungkin pada saat merencanakan ingin memiliki keturunan.

Hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  •  Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

 

Merencanakan Kehamilan

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Kami sarankan, Anda dan suami juga berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Jika memang seluruh pemeriksaan fertilitas (kesuburan) Anda dan suami tidak bermasalah maka Anda dan suami perlu tetap berusaha. Manusia dapat terus berusaha, sambil terus memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk pertolongan-Nya.

 

HSG (hysterosalpingography) merupakan prosedur pemeriksaan rahim dan saluran telur dengan memasukkan zat kontras melalui alat khusus (kateter) ke dalam rongga rahim dan saluran telur, kemudian di foto dengan sinar-x. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat aliran zat kontras dalam rahim dan saluran telur, dengan demikian dapat terdeteksi adanya sumbatan pada saluran telur ataupun kelainan anatomi lain dari rahim ataupun saluran telur.

Keakuratan pemeriksaan HSG lebih baik daripada pemeriksaan USG dalam mendeteksi adanya kelainan pada saluran telur. Meskipun melalui pemeriksaan USG dikatakan bahwa rahim dalam keadaan normal, namun pemeriskaan USG kurang akurat jika digunakan dalam mendeteksi kelainan pada saluran telur. Pemeriksaan ini memang perlu dilakukan untuk mengevaluasi anatomi saluran reproduksi pada wanita yang sulit mendapatkan keturunan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar