Sukses

Berat dan Tinggi Badan

17 Oct 2014, 19:56 WIB
Wanita, 17 tahun.
Selamat malam, Dok. Saya seorang remaja putri yang akan berumur 18 tahun 2 bulan lagi, tapi ukuran badan saya seperti remaja berumur 13 tahun, dengan berat badan 40 kg dan tinggi badan 155 cm. Saya terlihat sangat kecil dibanding teman-teman sebaya saya, bahkan baju-baju yang saya punya sejak SMP masih muat, dan malah ada yang masih longgar di badan saya. Saya merasa badan saya tidak tumbuh dan berkembang secara signifikan sejak berumur 13 tahun. Saya mengira ini karena kebiasaan buruk saya dari dulu. Saya sejak kecil menderita insomnia, dan ketika SMP saya sangat jarang tidur dengan kegiatan sekolah yang padat, dan ketika pulangpun saya terus-menerus melakukan kegiatan yang menguras otak tetapi tidak banyak bergerak. Saya biasanya berada di depan layar komputer dari pulang sekolah sampai larut malam, lalu membaca novel dan komik sampai pagi, lalu ke sekolah lagi, dan seterusnya. Saya sangat jarang berolahraga. Dan saya cenderung bungkuk dalam kegiatan sehari-hari. Saya juga dulu jarang makan. Dan saya sering terkena stres karena kondisi keluarga yang tidak harmonis. Akhir-akhir ini baru saya berubah, tidur cukup, makan teratur, tetapi masih tidak suka berolahraga, dan masih sering terkena stres. Dan diantara anggota keluarga, hanya saya yang berbadan kecil, orangtua dan kakak-kakak saya memiliki ukuran badan rata-rata. Menurut dokter bagaimana? Apakah memang karena kebiasaan buruk saya? Dan bagaimana solusinya, Dok? Apakah masih mungkin saya tumbuh dan berkembang secara signifikan di usia saya sekarang ini? Saya ingin seperti teman-teman saya yang tumbuh dan berkembang secara normal. Tolong dijawab ya, Dok. Maaf merepotkan, dan terima kasih sebelumnya.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Prinsip untuk menambah berat badan adalah asupan kalori yang dikonsumsi lebih besar daripada kalori yang dikeluarkan tubuh.Bagaimana dengan pola makan anda?

 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menaikkan berat badan, antara lain:

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang lebih banyak dari biasanya dan ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal.
  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak makanan sumber energi dan protein dari biasanya seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu.
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.Bisa juga ditambah dengan olahraga yang bersifat pembentukan seperti push up,sit up,dan angkat beban.

  • Istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma

  • Memperbanyak minum air putih.

 

Tapi dengan catatan tidak mempunyai penyakit-penyakit lain seperti ada masalah gangguan tiroid , gangguan metabolisme glukosa dan penyakit kronis lain.Untuk itu tidak ada salahnya anda memeriksakan terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatan anda terlebih dahulu ke dokter.Selain itu untuk mengatur menu dan menjaga stabilitas peningkatan berat badan, kami sarankan Anda berkonsultasi kepada dokter ahli gizi secara langsung. Hal ini disebabkan karena mengatur menu untuk peningkatan berat badan membutuhkan perhitungan dan banyak pertimbangan sesuai dengan kondisi masing-masing individual.


Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah tinggi badan kedua orangtua.

Rumus memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

  • Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + 13) + Tinggi Ayah (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
  • Anak perempuan = (Tinggi Ayah - 13) + Tinggi Ibu (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Dari faktor gizi yang diperlukan tentu saja protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel yang diikuti oleh gizi seimbang dari sumber lainnya. Sedangkan lingkungan dalam hal ini berarti adalah olahraga untuk melancarkan aliran darah dan membantu metabolisme agar berjalan dengan baik (seperti berenang, berlari, dan jenis aerobik).

Namun perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun.Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang.

Yang Anda perlukan  menjaga asupan nutrisi Anda yang cukup protein dan kalsium serta berolahraga teratur. proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yg mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan,kerang, cumi, serta putih telur. contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang2an kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dsb.

Tips meninggikan badan . Tinggi Badan badan seseorang mengandung unsur genetik dari kedua orang tua . Tapi tidak menutup kemungkinan tinggi badan tersebut dapat bertambah meskipun tidak terlalu banyak . Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi Tinggi Badan seseorang :

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda.

Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang.

3. Olahraga

Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton dan olahraga lain yang sejenis. Dengan cara tersebut, tulang dirangsang tumbuh sedikit lagi karena hentakan berat badan. Renang bisa juga menambah tinggi badan seseorang .

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

 

Salam,

 

 Tim Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar