Sukses

Nyeri Haid

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 18 tahun.
dok saya mau tanya pada saat menstruasi saya sering merasakan sakit/nyeri dibagian perut dan punggung bagian belakang,serta pegal2 di bagian tungkai kaki, bahkan terkadang saat buang air kecil saya merasa ngilu di bagian (maaf) miss V. biasanya nyeri2 tersebut berlangsung 1-3 hari pada hari awal haid . apakah hal tsb berbahaya? oia, dulu saat saya msh berumur 15 saya sering keputihan yg berwarna kuning, berbau dan gatal sudah diperiksa dan sembuh, tapi tak lama kemudian muncul lg, hingga sekarang . apakah hal tersebut berpengaruh juga? trimakasih dok sebelumnya
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter
 
 

Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

 

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah, namun apabila penyebabnya adalah dismenorea sekunder, maka ada kemungkinan faktor penyebab tersebut perlu diteliti lebih lanjut melalui pemeriksaan fisik dan penunjang yag diperlukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

 

 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
 
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Bagaimana dengan keputihan Anda?
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.


Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Oleh karena Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan anda.

 

 
Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat
Salam
Tim Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar