Sukses

Asthenozoospermia

01 Apr 2015, 08:44 WIB
Pria, 37 tahun.

selamat siang dokter yang baik,ada hal yang ingin saya tanyakan,saya bulan kemarin tes sperma ke Lab Prodia dan hasilnya adalah asthenoteratozoospermia,apakah mungkin dari sperma normal menjadi asthenoteratozoospermia hanya dalam waktu 2,5 tahun saja?apakah orang yang menderita Asthenozoospermia bisa dapat anak dalam waktu 8 bulan saja?mohon dijawab ya,terima kasih banyak sebelumnya.

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Asthenozoopermia yaitu dari semua sperma yang ada, yang pergerakannya normal  (gerak lurus cepat atau gerak lurus lambat) kurang dari 40%. 

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurang
  • Kegemukan
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • Infeksi saluran reproduksi
  • Kelainan kromosom

Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

  • Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel) 
  • Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria 
  • Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma. 
  • Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur. 
  • Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan. 
  • Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma.

Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar