Sukses

Nyeri Haid

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 19 tahun.
Dok, saya ingin konsultasi mengenai siklus menstruasi. Dari umur saya masih 16 tahun, siklus mens saya tidak teratur setiap 1 bulan sekali, biasanya 2 bulan sekali atau bahkan setelah 3 bulan baru saya mens lagi. Beberapa bulan terakhir, siklus mens saya sudah mulai terartur setiap 1 bulan, ya paling kalau terlambat 1 minggu. Tapi dulu waktu siklus mens saya masih tidak menentu, saya gak pernah merasakan sakit saat menstruasi, bahkan saya jarang merasakan darah mens keluar begitu saja. Semenjak siklus mens saya sebulan 1x, saya merasakan sakit di sekitaran pinggang saya setiap pra, saat dan pasca menstruasi. Yang saya mau tanyakan adalah: - Apakah ada masalah jika siklus mens saya tidak teratur? - Apakah ada indikasi penyakit jika setiap kali mens saya merasakan sakit di daerah pinggang dan perut? Satu hal lagi dok, kemarin saya mens, tapi darahnya berwarna agak kehitaman, tidak seperti biasanya yang merah pekat. Apa itu wajar? Tadinya saya berniat untuk bertemu dokter obgyn, tapi saya terlalu takut. Jawaban dokter akan sangat membantu. Terima kasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter


Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari.Darah haid yang berwarna kecoklatan dan kehitaman merupakan darah haid yang mengandung sel darah yang lebih lama (bukan sel darah merah segar) karena tertahan di dalam rahim dan tidak segera dikeluarkan. selama jumlahnya normal,lama haid/perdarahan normal dan tidak disertai keluhan-keluhan lain maka tidak ada yang perlu anda khawatirkan.

Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain

  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Stres psikologis
  • Atlit
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dsb

 

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah ini :

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

 

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas,Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol

 

Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

 

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah, namun apabila penyebabnya adalah dismenorea sekunder, maka ada kemungkinan faktor penyebab tersebut perlu diteliti lebih lanjut melalui pemeriksaan fisik dan penunjang yag diperlukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Kami sarankan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui lebih pasti penyebab dari tidak teraturnya siklus haid anda dan untuk mendapatkan terapi yang optimal


Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam
Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar