Sukses

Tumbuh Kembang Anak

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 35 tahun.
Dok, anak saya saat ini umur 2 tahun. Dia suka jalan jinjit spt penari balet... itu kenapa dok? lalu, di saat usia 2 tahun ini dia sdh bisa menyusun puzzle sendiri... nah kira-kira pendidikan atau pelatihan seperti apa yg cocok utk dia? Terimakasih Paulus
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Dimasa ini si kecil telah menunjukkan prestasi fisik yang kian menggemaskan. Pada umur 18-24 bulan, bayi pada umumnya menunjukkan aktifitas fisik sebagai berikut:

      Berdiri sendiri tanpa berpegangan selama 30 detik

      Berjalan tanpa terhuyung-huyung

      Bertepuk tangan, melambai-lambai
      Menumpuk 4 buah kubus
      Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
      Menggelindingkan bola ke arah sasaran
      Menyebut 3-6 kata yang mempunyai arti
      Membantu / menirukan pekerjaan rumah tangga
      Memegang cangkir sendiri, belajar makan-minum sendiri.

 

Perkembangan Motorik atau Gerak Kasar
Lanjutkan stimulasi (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 15-18 bulan):
Dorong agar anak mau berlari, berjalan dengan berjinjit, bermain di air, menendang, melempar dan menangkap bola besar serta berjalan naik turun tangga

Melompat
Tunjukkan anak cara melompat dengan mengangkat kedua kakinya secara bersamaan, bukan dengan langkah lompat (satu kaki diangkat). Bila anak memerlukan bantuan, pegangi tangannya ketika melompat untuk pertama kalinya. Usahakan agar ia melompat di atas keset atau handuk, clan lain-lain.

Melatih keseimbangan tubuh
Ajari anak cara berdiri dengan satu kaki secara bergantian. la mungkin perlu berpegangan kepada anda atau kursi ketika ia melakukan untuk pertama kalinya. Usahakan agar anak menjadi terbiasa dan dapat berdiri dengan seimbang dalam waktu yang lebih lama setiap kali ia mengulangi permainan ini.

Mendorong mainan dengan kaki
Biarkan anak mencoba mainan yang perlu didorong dengan kakinya agar mainan itudapat bergerak maju.

 

Perkembangan Motorik atau Gerak Halus
Lanjutkan stimulasi (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 15-18 bulan):
Dorong agar anak mau main balok-balok, memasukkan benda yang satu ke dalam benda lainnya, menggambar dengan crayon, spidol, pencil berwarna, dan menggambar pakai tangan.

Mengenal berbagai ukuran dan bentuk
Buat lubang-lubang dengan ukuran dan bentuk yang berbeda pada.sebuah tutup kotak/kardus. Bed anak mainan/bendabenda yang bisa dimasukkan lewat lubang-lubang itu.

Permain puzzle
Bed anak permainan puzzle sederhana, yang hanya terdiri dari 2-3 potong Baja. Puzzle sernacarn itu clapat dibeli atau dibuat sendiri dari sepotong karton yang diberi gambar, kemudian dipotongpotong menjadi 2 atau 3 bagian.

Menggambar wajah atau bentuk
Tunjukkan kepada anak cara menggambar bentuk-bentuk seperti: garis, bulatan, dan lain-lainnya. Pakai spidol, crayon dan lain-lain. Ajarkan jugs cara menggambar wajah.

Membuat berbagai bentuk dari adonan kue/lilin mainan.
Beri anak adonan kue (apabila anda membuat kue) atau lilin yang bisa dibentuk. Ajari bagaimana cara membuat berbagai bentuk.

 

 

 

Perkembangan Aspek Bicara dan Bahasa
Lanjutkan stimulasi (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 15-18 bulan):

  • Bernyanyi, bercerita dan membaca sajak-sajak untuk anak. Ajak agar ia mau ikut serta.
  • Bicara banyak-banyak kepada anak, gunakan kalimat-kalimat pendek, jelas dan mudah ditiru anak. Setiap hari, anak dibacakan buku.
  • Dorong agar anak anda mau menceritakan hal-hal yang dikerjakan dan dilihatnya.

Melihat acara televisi
Biarkan anak melihat acara anak-anak di televisi. Dampingi anak dan bicarakan apa yang dilihatnya. Pilih acara yang bermutu dan sesuai dengan perkembangan anak dan batasi agar anak melihat televisi tidak lebih dari satu jam sehari.

Mengerjakan perintah sederhana
Mulai memberi perintah kepada anak. Tolong bawakan kaus kaki merah”, ATAU “Letakkan cangkirmu di meja”. Kalau perlu tunjukkan kepada anak anda cara mengerjakan perintah tadi, gunakan kata-kata yang sederhana.

Bercerita tentang apa yang dilihatnya
Perlihatkan sering-sering buku dan majalah bergambar kepada anak. Usahakan agar anak mau menceritakan apa yang dilihatnya.

 

Perkembangan Aspek Sosialisasi dan Kemandirian
Lanjutkan stimulasi (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak Usia 15-18 bulan):

  • Ajak anak mengunjungi tempat bermain, kebun binatang, lapangan terbang, museum, dan lain-lain.
  • Bujuk dan tenangkan anak ketika rewel.
  • Usahakan agar anak mau melepas pakaiannya sendiri (tanpa harus dibantu), membereskan mainannya dan membantu kegiatan rumah tangga yang ringan.
  • Ajari ia makan sendiri dengan memakai sendok dan garpu, dan ajak ia makan bersama keluarga.

Mengancingkan kancing baju.
Beri anak pakaian atau mainan yang mempunyai kancing/kancing tarik. Ajari anak cara mengancingkan kancing tersebut.

Perminan yang memerlukan interaksi dengan teman bermain
Usahakan agar anak bermain dengan teman sebaya misalnya bermain petak umpet. Dengan bermain seperti ini, anak akan belajar bagaimana mengikuti aturan permainan dan giliran bermain dengan teman-temannya.

Membuat rumah-rumahan.
Ajak anak membuat rumah-rumahan dari kotak besar/ kardus. Potong kardus itu untuk membuat jendela dan pintu rumah.

Berpakaian
Biarkan anak memakai pakaiannya sendiri sejauh yang dapat dilakukannya. Setelah belajar lebih banyak mengenai hal ini, berangsur-angsur ia akan mau melakukan sendiri tanpa bantuan anda.

Memisahkan diri dengan anak.
Minta tetangga/kerabat mengawasi anak anda ketika anda pergi sebentar.  Dengan cara ini, anak akan mengedi bahwa anda akan selalu kembali kepadanya.

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai tumbuh kembang anak,anda dapat membacanya di RUBRIK KHUSUS TUMBUH KEMBANG ANAK yang telah kami sediakan.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar