Sukses

Penyebab Keputihan

09 Apr 2015, 21:23 WIB
Pria, 39 tahun.

Selamat malam Dokter, saya Dewi dari Medan, ibu dari 2 anak dengan persalinan normal, suami saya jarang pulang, hubungan intim terakhir pada akhir bulan Desember lalu. Siklus haid saya selalu tepat setiap bulan dan tidak pernah ada keluhan. Dua bulan lalu saya mengalami keluhan keputihan yang sangat gatal, panas dan perih, akhirnya setelah saya menggunakan cairan antiseptik pembersih dan pembalut / pantyliner herbal, keluhan itu sembuh. Namun sekitar dua minggu lalu saya merasa ada yang aneh dengan anatomi vagina saya, setelah saya periksa sendiri dengan kaca dan senter ternyata terdapat jaringan keras seperti kutil di bibir vagina kanan dan setelah saya cari tahu dari internet ternyata itu adalah kutil kelamin, seminggu lalu saya telah berobat ke dokter kulit / kelamin dan telah sembuh, telah kembali seperti kulit semula. Obat yang diberikan adalah Histapan, Imforce plus, siclidon 100, obat oles dan obat bakar kutil racikan dari resep dokter. Dalam konsultasi itu, ada satu hal yang mengganjal,karena selain pertumbuhan kutil kelamin tersebut di kulit dekat bibir vagina luar, di dalam bibir vagina kanan kiri (jaringan lunak) ada pertumbuhan jaringan lunak seperti kutil juga namun lunak dan sepertinya halus bercabang dan bertambah banyak. Warnanya kadang abu gelap. Saya coba menyampaikan keluhan ini ke dokter kelamin tersebut namun dokter tersebut bersikeras bahwa itu adalah bagian dari anatomi vagina yang rusak saat hetting melahirkan tanpa mengadakan pemeriksaan fisik dan untuk meyakinkannya beliau menganjurkan saya ke dokter kandungan. Oh ya, semua pertumbuhan jaringan tersebut tidak menimbulkan keluhan apapun, saya merasa sehat dan biasa saja namun membuat saya sangat risau dan takut. Beberapa hari lalu saya ke dokter kandungan (dokter yang dulu menangani persalinan saya) dan saya beritahukan keluhan tersebut.Setelah diadakan pemeriksaan fisik, dokter kandungan tersebut mengatakan bahwa jaringan lunak liar yang tumbuh di kanan kiri bibir dalam vagina tersebut adalah juga sejenis kutil kelamin yang tumbuh di jaringan lunak vagina dan hampir sama dengan kutil kelamin yang ada di kulit dekat bibir vagina luar dan akhirnya beliau hanya memberikan saya obat salep oles Acyclovir 5% serta meneruskan obat yang diberikan dari dokter kelamin. Saya telah memakai salep oles tersebut untuk bibir dalam dan setelah beberapa hari tampaknya tidak ada perubahan malah seperti ada pertumbuhan baru di daerah pangkal liang vagina. Saya makin takut dan bingung. Sebenarnya pertumbuhan di jaringan lunak vagina itu apa ya ? Gimana pengobatan yang tepat ? dan sebaiknya saya berobat ke dokter mana ? Dokter kandungan atau dokter kulit / kelamin ? Karena sepertinya dokter kulit / kelamin enggan memeriksa bagian vagina, terima kasih. Dari Dewi yang lagi galau

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
 
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Bagaimana dengan keputihan Anda?
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas. Anda dapat ke dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.
 
Berikut, kami sertakan artikel yang dapat Anda akses untuk menambah informasi:
 
 
 
 
 
Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Oleh karena Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahuipenyebab dari keputihan anda.
 
Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat
 
Salam

0 Komentar

Belum ada komentar