Sukses

Pemilihan KB

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 21 tahun.
Salam dokter, Pada tanggal 23 april saya mengalami haid dengan rasa nyeri kemudian sampai sekarang tanggal 12 mei saya masih mengalami haid/pendarahan dan selama ini pendarahannya itu terkadang nyeri dan terkadang tidak kemudian pada saat banyak melakukan aktifitas, darah banyak keluar dari 'V' dan sebaliknya apabila saya tidak melakukan aktivitas hanya istirahat pendarahan tidak ada keluar dari 'v'. tolong jelaskan apa yang terjadi pada saya dok?? *(saya sudah menikah usia pernikahan saya 3 bulan dan pernah melakukan suntik kb 1bulan setelah menikah, pada waktu haid/pendarahan yang tidak teratur saya melakukan hub.sexsual pikir saya haid/pendarahan sudah berhenti karena flek dan tanda-tanyanya tidak ada dan ternyata banyaknya pendarahan pada 'v' setelah melakukan hub.sexs, bahayakah berhubungan pada saat masih pendarahan yang tidak teratur??). mohon penjelasannya dan masukannya dari dokter. Terimakasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter


Anda mengatakan bahwa anda menggunakan KB suntik 1 bulan,maka bisa saja gangguan siklus haid anda saat ini adalah efek samping dari penggunaan KB tersebut seperti meningkatkan berat badan karena nafsu makan yang meningkat, lapisan dari lendir rahim menjadi tipis sehingga haid sedikit, bercak atau tidak haid sama sekali, perdarahan tidak menentu, suntikan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan secara teratur, tidak melindungi dari PMS peningkatan berat badan, rambut rontok, tulang menjadi keropos, kelainan metabolisme lemak, ketidakteraturan menstruasi termasuk menometroragi (umumnya beberapa bulan pertama) dan amenorea (1 tahun pertama), jika pemakaian suntikan KB dihentikan, siklus menstruasi yang teratur akan kembali terjadi dalam waktu 6 bulan-1 tahun.


 

Bila Anda tidak nyaman dengan penggunaan KB yang saat ini digunakan maka Anda dapat mengganti metode kontrasepsinya. Pergantian kontrasepsi tentu saja dapat dilakukan jika memang diperlukan, misalkan karena efek samping yang kurang dapat diatasi. Hal ini sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter Anda.

Kami sertakan artikel:

Keluarga Berencana untuk informasi Anda lebih lanjut.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 



    0 Komentar

    Belum ada komentar