Sukses

Problem Seks Setelah Melahirkan

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 29 tahun.
SELAMAT SIANG DOK.SAYA SUDAH MELAHIARKAN 5 BULAN YANG LALU,TAPI KENAPA YA DOK SETELAH SAYA MELAHIRKAN SAYA TIDAK ADA HASRAT UNTUK BERCINTA DENGAN SUAMI,APAKAH FAKTOR LELAH DAN KURANGNYA TIDUR MEMPENGARUHI SEKS SAYA,KEBETULAN SAYA WANITA BEKERJA,DAN JUGA PADAWAKTU MASA MASA MASIH BERDUA JUGA SEKS UNTUK BERCINTA SAYA KURANG, SELALU SUAMI SAYA TERLEBIH DAHULU YANG MEMULAINYA,TETAPI SAYA SUKA MELIHAT ADEGAN ADEGAN BERCINTA TAPI DISAAT MELAKUKANNYA BIASA SAJA,MENURUT DOKTER APA ADA YANG SALAH PADA DIRI SAYA LALU SAYA HARUS BAGAIMANA,KARENA SAYA JUGA KASIHAN MELIHAT SUAMI SAYA,TERIMA KASIH ATAS JAWABANNYA.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

 Turunnya libido pasca melahirkan tidak akan berlangsung permanen, kelak Anda akan menemukan sendiri momentum timbulnya libido Anda kembali bergejolak. Walau dalam beberapa kasus, tetap ada juga yang membutuhkan bantuan ahli medis.

Secara garis besar, faktor penyebab menurunnya libido terbagi menjadi dua faktor, yakni faktor  fisik dan faktor psikologi. Pada faktor fisik dilatarbelakangi dengan adanya pengaruh alkohol, narkoba, sakit diabetes, efek dari obat (terutama obat penenang), hiperprolaktinemia (meningkatnya kadar hormon prolaktin diatas kadar normal) dan kelainan hormon lainnya.

Pun, dalam kasus Anda, masa setelah melahirkan juga menjadi faktor hilangnya rasa ingin berhubungan seks. Tentunya selain terkait dengan perubahan hormonal yang terjadi setelah melahirkan, hal yang ada diikuti pula banyak perempuan yang terlalu lelah untuk berpikir tentang seks. Kesibukan datangnya anggota keluarga baru dan tempo waktu istirahat kuat dugaan menjadi asumsi menurunnya stabilitas gairah libido.

Belum lagi banyak ibu muda malas bangun dari tidur untuk bercinta dengan alasan lelah setelah keseharian bersibuk urus ini-itu. Jika tersedia sedikit waktu untuk diri sendiri, mereka cenderung memilih tidur, bersantai, dan tidak diganggu orang lain.

Pun, tidak menutup kemungkinan ada beberapa kasus ditemui yang mengalami trauma pada kehamilan sehingga enggan untuk berhubungan intim.

Untuk latar belakang faktor psikologis, depresi, stres, keletihan, kecemasan, pelecehan seksual atau pemerkosaan pada masa lalu, lesbian, serta masalah yang serius dengan pasangan kemudian kondisi hidup yang sulit (misalnya satu atap dengan mertua), besar kemungkinan menjadi penyebab kehilangan hasrat untuk berhubungan seks.

Sesekali cobalah menginap beberapa hari di penginapan kesukaan Anda berdua pada akhir pekan, atau datang ke pesta teman, ataupun kegiatan lain untuk santai sedikit dari rutinitas harian. Telusuri sisi sensual Anda yang sempat hilang. "Panaskan" suasana ranjang Anda dengan memakai seksi ketika tidur bersama pasangan. Kendalikan babak percintaan dan pastikan dia tahu variasi seks yang Anda inginkan.

Olahraga sangat berperan penting dalam mendongkrak vitalitas dan metabolisme tubuh manusia. Pun sekaligus secara fisik dapat membantu wanita meningkatkan hasrat seksualnya. Olahraga dapat meningkatkan kuantitas dari hormon yang dapat meningkatkan libido.

Jika keluhan Anda berlanjut, adakan proses konsultasi dokter secara langsung. Menurunnya libido juga dilatarbelakangi pengaruh hormonal. Ditemukan pada beberapa metode KB hormon dan penyakit kelenjar tiroid biasanya menurunkan gairah seks.

Namun yang paling jauh terpenting adalah peran serta dukungan dan pengertian dari pasangan Anda untuk mengatasi problem seks yang ada.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.
Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar