Sukses

Tinea Kruris

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 22 tahun.
Dok, saya ingin berkonsultasi. Kira-kira 1 bulan lalu saya merasakan gatal di selangkangan dan kemaluan,gatal yang amat sangat terutama bila dalam keadaan panas dan berkeringat. Jika saya garuk sedikit berair dok. Akhirnya saya periksakan ke dokter dan dokter mengatakan saya terkena jamur tinea cruris. Lalu saya diberi 2 resep,resep yang pertama ditebus hari itu untuk saya minum dan yang kedua dihimbau dokter untuk ditebus bila nanti tidak mempan. Resep yang pertama ada 3 macam obat, salep ketokonazol, tablet ketokonazol, dan pritacort. Tablet ketokonazol diminum sampai habis (14 hari). 2 hari pengobatan selangkangan yang gatal tadi menjadi kering dan berisisik hingga mengelupas sendiri dan gatal hilang tetapi pengobatan terus saya jalani. Sudah 3-5 hari ini gatal itu muncul lagi dok, walaupun tidak separah 1 bulan lalu,dan tidak segatal waktu itu,,yang ingin saya tanyakan apakah saya belum sembuh benar?(saya sudah menjalani hidup bersih dengan mandi minimal 2x sehari,mengganti celana dalam dan tidak membiarkan daerah kemaluan basah,namun tingkat kestresan saya juga tinggi,karena waktu itu dokter mengatakan jamur tersebut bisa muncul karena saya sedang stres berat). Apa indikasi bila sudah benar-benar sembuh?apakah saya harus menebus resep kedua?karena dokter bilang pengobatan jamur butuh waktu yang lama. Sekian pertanyaan dari saya dok, Terimakasih dok,mohon jawabannya.. Regards,
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Sebelumnya saya akan menjelaskan sedikit mengenai tinea kruris. Tinea kruris adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur pada daerah genitokrural (selangkangan), sekitar anus, bokong, dan kadang-kadang sampai perut bagian bawah. Jamur dermatofita yang sering ditemukan pada kasus tinea kruris adalah, E.Floccosum, T. Rubrum, dan T. Mentagrophytes.

Terapi yang dilakukan adalah terapi nonmedikamentosa dan medikamentosa. Nonmedikamentosa dalam hal ini adalah menghilangkan faktor pencetus diantaranya adalah menjaga kebersihan daerah inguinal (selangkangan). Mengeringkan daerah sekitar kemaluan setiap kali BAB dan BAK, memakai pakaian dalam dengan bahan katun atau bahan yang menyerap keringat, dan jangan memakai celana panjang yang terlalu ketat atau berbahan kulit. Selama faktor pencetus masih ada maka kemungkinan jamur kembali lagi masih besar.

Medikamentosa yang digunakan adalah obat antijamur, dapat berupa salep (bila lesi jamur tidak terlalu lebar) atau obat minum. Salep antijamur (ketokonazol, mikonazol) digunakan sekurang-kurangnya 2 minggu setelah lesi menyembuh. Pengobatan dengan obat yang diminum diperlukan jika lesi luas atau gagal dengan pengobatan topikal.

Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai tinea kruris:Tinea Kruris
Apabila tidak ada perbaikan sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar