Sukses

Berhubungan Saat Haid

20 Oct 2014, 09:55 WIB
Wanita, 25 tahun.
Dokter, saya pasangan yang baru nikah 2 bulan yang lalu, bersama suami yang usianya 26 tahun. karena kami masih muda dan ingin mengejar karir terlebih dahulu, kami berencana untuk menunda kehamilan, namun tetap berhubungan dengan tidak mengeluarkan sperma di vagina dan melakukannya pada saat saya haid. permasalahannya adalah terakhit kami melakukan pada saat saya haid hari ke-5 dan suami mengeluarkan didalam. dan itu baru 2 minggu yang lalu. kondisi saya saat ini adalah sering pusing dan sejak satu minggu yang lalu saya merasa sakit pada bagian puting, namun sekarang sudah tidak. dan saya juga telat haid 2 hari, namun kondisi saya saat ini sedang ada tekanan pekerjaan dan keuangan yang membuat saya merasa tertekan. apakah ini tanda kehamilan?jika ini hamil, apakah baik untuk saya dan anak saya kelak?karena saat melakukan saya sedang haid. apa tindakan terbaik yang harus saya lakukan? mohon jawabannya karena khawatir ini juga menjadi beban pikiran saya.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Terdapat 2 pendapat mengenai hal ini. Pendapat pertama menyatakan bahwa berhubungan intim di kala haid diperbolehkan asalkan memakai kondom untuk mencegah penularan Penyakit Menular Seksual (PMS). Namun pendapat lainnya menyatakan bahwa berhubungan intim di kala haid sendiri umumnya tidak dianjurkan baik dari pihak medis maupun dari agama. Dari segi medis hal ini disebabkan oleh beberapa hal :

  • darah yang keluar ketika haid merupakan media yang sangat baik bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini mengarah kepada mudahnya terjadi infeksi pada wanita yang sedang haid (apabila mereka melakukan hubungan intim). Infeksi ini merupakan bagian dari Penyakit Menular Seksual (PMS) yang dapat berujung kepada gangguan sistim reproduksi atau gangguan kesuburan
  • ketika berhubungan intim di kala haid, darah menstruasi yang seharusnya keluar menjadi tertahan. Hal tersebut dapat menyebabkan aliran balik darah haid dan bisa mencapai saluran tuba, indung telur, bahkan peritoneum (rongga perut) dan merupakan faktor risiko terjadinya endometrosis
  • Saat haid, vagina akan menjadi lebih sensitif. Gesekan yang terjadi saat penetrasi akan mudah menimbulkan rasa nyeri dan perlukaan vagina. Perlukaan ini akan memudahkan kuman masuk dan menyebabkan infeksi

Tentu saja berhubungan ketika haid tidak menyebabkan pembuahan. Haid sendiri merupakan proses meluruhnya endometrium (dinding rahim) karena sel telur yang tidak dibuahi. Pada saat haid, sel telur seorang wanita belum mencapai proses pembentukan dan pematangan.

 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam

Redaksi Klikdokter.





    0 Komentar

    Belum ada komentar