Sukses

Penis Bengkok

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 17 tahun.
dokter, saya remaja pria umur 18 th. Sepetinya saya mengalami Peyronie, penis bengkok ke kiri hampir 90 drjt.. Saya rasa hmpir tidak mungkin untuk melakukan hub. seksual dlm kondisi sprti ini.. dari kls 4 sd, seingat saya memang bengkok, tapi sekarang semakin parah. Bagaimanakah jln keluarnya dok? kalau dgn pembedahan, sejauhmana tingkt kbrhasilannya? lalu apkh ada dokter yg bisa melakukannya di Indonesia?
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Peyronie's Disease, yaitu sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan  fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi. Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis,. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menyebabkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa striktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Kami sarankan agar Bapak berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambaha jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter





    0 Komentar

    Belum ada komentar