Sukses

Vaksin IPD

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 1 tahun.
anak saya 13 bln sudah vaksin pneumokokus 2 kali umur 7 bln dan 10 bulan. dijadwalkan dokter anak vaksin ke 3 bulan maret saat dia 12 bulan, tapi sampai sekarang belum saya vaksin. berapa lama maksimal untuk vaksin ketiganya?apa efeknya jika vaksin tidak saya lanjutkan? dan berapa persen kekebalan terhadap bakteri pneumokokus jika hanya 2 atau 3 kali vaksin? Terima kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Vaksin IPD (Invasive Pneumococcal Disease) merupakan vaksin untuk melindungi anak dari sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus (Streptococcus Pneumonia) yang dapat menyebabkan penyakit radang otak, radang paru hingga infeksi sistemik (bakteri di dalam darah).

Dalam jadwal imunisasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), vaksin ini termasuk dalam vaksin yang dianjurkan, bukan diwajibkan. Jadwal pemberiannya adalah pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 12-15 bulan. IPD disarankan diberikan pertama kali pada anak usia 2 bulan sebanyak 4 kali dengan rentang waktu 2 bulan untuk masing-masing imunisasi. Namun apabila anak sudah berusia 6-12 bulan, akan diberikan imunisasi dasar IPD sebanyak 2 kali dalam rentang waktu 2 bulan dan diberikan penguat sekali lagi pada usia 12-15 bulan sehingga totalnya adalah 3 kali imunisasi.Karena IPD ini memang ditujukan pada anak yang berusia di bawah 2 tahun, mengingat risiko meningitis akibat pneumokokkus banyak terjadi pada anak di bawah usia 2 tahun, apabila Anda ingin menundanya maka jangalah menunda terlalu lama.

Vaksin IPD merupakan vaksin yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, tetapi bukan diwajibkan. Jadi, jawabannya tergantung Ibu, bila Ibu sanggup untuk memberikan imunisasi, maka berikanlah imunisasi tersebut karena hal tersebut baik untuk anak Ibu. Vaksin tersebut dapat mencegah terjadinya radang otak yang berat dan radang paru. Anak-anak di negara barat banyak yang diberikan vaksin IPD.Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak Anda mengenai vaksinasi lanjutan untuk mengejar ketertinggalan (catch up).

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar