Sukses

Nyeri Skrotum Setelah Ereksi

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 26 tahun.
Salam dokter Saya usia 26 tahun, keluhan saya kantung zakar/ testis saya terasa nyeri dan sakit setelah ereksi. nyeri ini saya rasakan saat setelah ereksi, awalnya ketika saat saya jalan dengan pacar saya akhir akhir ini sering ereksi/ tegang MR P. saya, dan kadang tegangnya bisa sampai 30/ 50 menit, selain itu ternyata MR. P saya juga keluar lendir bening yang menempel di CD saya. yang terjadi setelah ereksi selesai saya merasakan nyeri dikantung zakar/ testis saya, kira-kira itu gejala penyakit apa dokter? mohon penjelasannya dan mungkin dokter bisa memberi indikator apa penyebabnya dan mohon solusinya atas keluhan nyeri tersebut Terimakasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Rasa nyeri pada kantung kemaluan (skrotum) dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti infeksi atau peradangan, trauma, torsio atau perputaran saluran sperma, dll. Namun, nyeri yang dirasakan setelah adanya ereksi merupakan hal yang biasa ditemui.

Saat pria terangsang secara seksual, pembuluh darah arteri yang membawa suplai darah ke daerah genitalia atau alat kelamin melebar, sedangkan pembuluh darah vena atau balik lebih menyempit. Karena itu, terdapat darah dalam jumlah banyak yang terperangkap di dalam alat kelamin, penis menjadi tegang (ereksi) dan kantung kemaluan menjadi "membengkak" karena terisi darah. Selama proses ini, ukuran kantung kemaluan membesar 25 - 50%.

Ketika pria mencapai orgasme dan mengalami ejakulasi, ukuran pembuluh darah arteri dan vena kembali normal, dan volume darah pada daerah tersebut berkurang, sehingga penis tidak tegang lagi dan kantung kemaluan kembali ke ukuran semula. Jika tidak terjadi ejakulasi, maka kantung kemaluan dapat terasa sedikit nyeri karena adanya pelebaran pembuluh darah serta terkumpulnya darah pada daerah di sana. Keadaan ini tidak berbahaya, dan akan menghilang sendiri dalam beberapa jam setelah terjadi ereksi karena aliran darah perlahan-lahan mulai berjalan kembali.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam

 

Tim Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar