Sukses

Belum Menunjukan Kehamilan

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 26 tahun.
Terima kasih untuk jawaban dari pertanyaan saya yang lalu. Saya menikah pada bulan Juli tahun 2010 dan mulai hamil pada bulan Agustus 2010. Janin saya dinyatakan meninggal di dalam kandungan pada usia kandungan 27 minggu karena mengalami hydrops fetalis, diagnosa dokter karena virus tokso. Hasil IgM tokso saya waktu itu memang positif. Dan setelah mengalami keguguran kemudian saya menunda kehamilan sampai kira2 10 bulan dengan sistem kalender. Mulai Januari 2012 ini kami mulai berencana memiliki momongan lg. Tetapi sampai sekarang saya belum menunjukkan tanda kehamilan. Apakah dengan kondisi seperti ini kami haus melakukan pemeriksaan infertilitas? Terima kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda dan keinginan untuk segera memiliki keturunan. Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. "Lalu bagaimanakah frekuensi dan kualitas hubungan seksual Anda selama ini?

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Jika Anda sudah menjalankan pemeriksaan USG rahim, terdapat pemeriksaan lain seperti HSG ataupun kadar hormon. Namun tentunya kedua jenis hormon tersebut dilakukan jika diperlukan dan jika dicurigai adanya kelainan yang mengarah kesana. Selain Anda, suami Anda juga perlu menjalani beberapa pemeriksaan seperti anatomi organ reproduksi dan analisis sperma. Pemeriksaan analisis sperma dapat menjadi acuan informasi mengenai kesehatan sperma.

Selain beragam pemeriksaan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi Anda dan suami, tentunya yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil pemeriksaan yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.


Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar