Sukses

Terapi Antiepilepsi pada Kejang Demam Anak

20 Nov 2014, 13:06 WIB
Wanita, 27 tahun.

Anak saya pernah mengalami kejang demam komplex (kejang 2 kali dalam kurun waktu 24 jam) setelah keluar dari Rumah sakit dokter menyarankan untuk berobat jalan selama 2 tahun dengan meminum obat anti kejang sama seperti pada penderita epilepsi yaitu depakene. Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah obat tersebut aman dan tidak mengganggu fungsi ginjalnya mengingat anak saya masih berumur 1,5 thn? Padahal anak saya tidak mengidap epilepsi tapi mengapa harus meminum obat tersebut? Apa yg terjadi jika terlambat meminum obat tersebut yang kebetulan harus diminum 2 kali dalam sehari 2,5 cc

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan. Sebelumnya izinkan Kami untuk memberiksan sedikit informasi mengenai Kejang Demam pada Anak.

Kejang Demam (KD) adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu Anus > 38o C) akibat dari suatu proses diluar masalah otak dan jaringan sekitarnya. Kejang berhubungan dengan demam, tetapi tidak terbukti adanya infeksi didalam kepala atau penyebab lain.

Kejang demam terbagi menjadi 2, yaitu:

  • Kejang demam sederhana. Bila seluruh tubuh mengalami kejang, lamanya < 15 menit, dan tidak disebabkan oleh infeksi atau penyakit yang berhubungan dengan gangguan di otak dan Kejang tidak berulang dalam 24 jam.
  • Kejang demam kompleks. Bila hanya sebagian atau beberapa bagian tubuh yang mengalami kejang, lamanya > 15 menit, dan dapat berulang dalam 24 jam.

Pada Kejang Demam Kompleks, ditakutkan telah terjadi kerusakan pada otak, dan resiko kekambuhan penyakit yang sama dimasa depan atau penyakit epilepsi, sehingga perlu diberikan terapi antiepilepsi jangka panjang, walaupun beberapa ahli berpendapat resiko tersebut kecil. Tidak ada efek samping ke ginjal dari asam valproat (zat yang terkandung dalam obat yang Anda sebutkan), dan untuk tercapainya efek terapi yang maksimal sebaiknya Anda membantu Anak dalam mengkonsumsi obat secara teratur sesuai dengan dosis dan jadwal yang di anjurkan Dokter Spesialis Anak Anda.

 

Berikut Kami sertakan artikel untuk menambah wawasan Anda;

 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar