Sukses

KIPI

19 Oct 2014, 03:29 WIB
Wanita, 31 tahun.
Pagi dok, saya mau menanyakan beberapa hal : (Anak saya berumur 6bln 11hr) 1. Apa yang dimaksud dengan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) dan apa penyebab dan gejalanya ? 2. Bagaimana penanganan KIPI ? 3. Biasanya umur berapa KIPI bisa terjadi dan Imunisasi apa yang bisa menyebabkan KIPI? 4. Apakah anak yang baru diimunisasi boleh diajak berenag keesokan harinya? 5. Umur berapa bayi bisa dimandikan diair dingin dan diajak berenang? 6. Pada suhu tubuh berapakah bayi tidak boleh diimunisasi? Terima kasih atas jawabannya.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) atau gejala-gejala yang timbul setelah imunisasi, seperti demam, memang dapat terjadi atau tidak. Hal ini bersangkutan dengan daya tahan tubuh anak. Untuk itu Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkan jika anak Anda tidak demam, karena KIPI tidak selalu muncul pada setiap imunisasi. 

Hipersensitivitas yang anda tanyakan atau dikenal dengan nama Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau adverse events following immunization (AEFI) adalah kejadian medik yang berhubungan dengan imunisasi baik berupa efek vaksin ataupun efek samping, toksisitas, reaksi sensitivitas, efek farmakologis, atau kesalahan program, koinsidensi, reksi suntikan, atau hubungan kausal yang tidak dapat ditentukan.

Gejala KIPI yang disebabkan induksi vaksin umumnya sudah dapat diprediksi terlebih dahulu karena merupakan reaksi simpang vaksin dan secara klinis biasanya ringan. Walaupun demikian dapat saja terjadi gejala klinis hebat seperti reaksi shock anafilaktik sistemik dengan risiko kematian. Jenis KIPI dapat terbagi atas :

  1. Reaksi Lokal : nyeri di tempat suntikan, bengkak-kemerahan di tempat suntikan, BCG scar
  2. Reaksi Sistemik : demam, ruam kemerahan, konjungtivitis (radang pada selaput mata), pembengkakan kelenjar parotis (kelenjar ludah di daerah rahang bawah), gelisah, lemas
  3. Reaksi Vaksin Berat : Kejang, trombositopenia (penurunan trombosit), Hypotonis hyporensponsive episode (HHE), persistenst insconsolable screaming, reaksi anafilaksis (shock karena alergi), ensefalopati (peradangan pada otak)

Untuk memperkecil terjadinya KIPI harus selalu diupayakan peningkatan ketelitian pemberian imunisasi selama program imunisasi dilaksanakan.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar