Sukses

Berat Badan Anak

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 27 tahun.
Dokter, saya memiliki anak laki2 berumur 1 tahun 6 bulan. Berat badannya turun dari 10 kg menjadi 9,3 kg. Makannya susah, mau di paksa kasian. Susu formula juga nolak. Anak saya masih ASI samapai sekarang, bahkan karna sibuk bermain minum ASInya juga sudah berkurang. Akibatnya persediaan ASI saya juga berkurang. Anak saya cukup aktif dan tidak mudah sakit. Ada apa dengan anak saya dokter? Apa benar pemberian ASI menyebabkan anak tidak mau susu formula? Apa boleh umur 1,5 taun di pacu makannya dengan vitamin? Seorang dokter anak pernah menyarankan pada saya untuk memberikan makan setiap 3 jam sekali tanpa paksaan, walaupun hanya 1 sendok teh karena menurut beliau lama kelamaan anak akan minta makan dengan sendirinya disebutnya dengan istilah jam biologis. apa itu benar dokter? orang tua saya khawatir dengan pola makan anak saya sehingga dipacu dengan vitamin, ada efek sampingnya ga dok? kemudian saya mau tanya kenapa bayi berumur 0-6 bulan untuk asi eksklusiv tidak minum air putih? ada efek sampingnya ga pemberian air putih di umur 0-6 bulan walau sedikit? untuk sementara itu dulu dokter, mohon informasinya.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Sayang sekali anda tidak menyertakan bagaimana dengan pola makan dan nafsu makan anak anda.yang dapat anda lakukan Cobalah terlebih dahulu untuk memvariasikan makanan untuk anak. Berikanlah menu baru dengan rasa baru, penyajian yang lebih menarik, dan jangan kapok untuk menawarkannya kepada anak Anda berulang kali meskipun anak sering menolak. Anak akan dapat beradaptasi dengan makanan setelah beberapa kali pemberian.

Pastikan saja anak anda mendapatkan nutrisi yang mencukupi. Beberapa penyebab lain yang menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :

  • Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, chiki,dll. Akibatnya ketika jam makan tiba anak  sudah kekenyangan. Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri juga
    cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake
  • Minum susu terlalu banyak . Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan "dewa" yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur & lauk pauknya. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu. Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah. Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan
  • Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan. Cobalah untuk memvariasikan menu makan anak. Hal ini akan tergantung pintarnya ibu memberikan makanan bervariasi. Bila anak tidak mau nasi bisa diganti dengan roti, makaroni, pasta, bakmi, dll. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dengan lauk pauknya. Hias dengan aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu

Anak merasa terganggu dengan jam makan. Anak sedang aktif-aktifnya untuk bermain dan mempelajari sekitarnya. Makan dapat dianggapnya mengganggu aktivitas yang dilakukan. Apabila anak tidak mau makan maka cobalah untuk menyuapinya dalam suasana anak sedang bermain atau menonton tivi. Pada suasana tersebut umumnya anak sedang senang hatinya dan mau disuapi makanan

Yang perlu diingat baik-baik oleh setiap orangtua adalah seberapapun anak susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan. Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yang baik, terus belajar menjadi orangtua & memahami kondisi anak, serta bersabar.

Berikut ini kami sertakan tips yang dapat membantu anak untuk menyenangi makanan dan makan dengan lebih mudah:

  1. Mengurangi cemilan yang membuat anak kenyang

  2. Buat suasana makan yang menyenangkan bagi anak

  3. Jangan cepat menyerah jika anak tidak menyukai makanan yang kita tawarkan. Coba ulangi lagi dengan suasana yang berbeda.

  4. Sajikan makanan yang cukup bervariasi kepada anak sehingga anak tidak bosan.

  5. Tambahkan susu secukupnya. Jangan berikan susu pada anak dalam jumlah berlebihan. Jumlah susu yang berlebihan akan menyebabkan anak kekenyangan sehingga anak tidak mau makan lagi. Cukup 2-3 gelas susu sehari.

  6. Berikan jadwal makan teratur dalam jumlah yang kecil, jangan paksa anak menghabiskan makanannya

  7. Hindari menunjukkan wajah khawatir atau marah ketika anak tidak mau makan. Perhatian terhadap kelakuan anak yang kurang baik justru dapat membuat anak terus melakukannya lagi

  8. Bila anak mau makan atau mau menghabiskan makanannya maka berilah pujian

  9. Jangan biarkan anak minum dalam jumlah banyak sesaat sebelum makan. Minum dapat membuat kenyang dan membuat anak tidak mau makan.

     

Anda juga dapat mengakses artikel yang kami sertakan berikut ini:

Trik Memancing Selera Makan Anak Anda

 

Mengatasi Anak Sulit Makan.


Sebetulnya vitamin tidak memiliki efek pada nafsu makan tapi membantu tubuh dalam menggunakan atau menyerap nutrien dari makanan. Karena itu, dengan mengembalikan keseimbangan vitamin dalam tubuh, nafsu makan dapat meningkat. Jika keseimbangan vitamin belum dapat dicapai dengan makanan yang sehari-hari dimakan, dapat dibantu dengan pemberian suplemen multivitamin.Jika kebutuhan vitamin sudah terpenuhi dari makanan sehari-hari maka tidak perlu lagi memberikan suplemen multivitamin.pemberian suplemen multivitamin tidak berbahaya asalkan sesuai dengan petunjuk yang ada.

 

Bayi sampai dengan usia 6 bulan disarankan untuk diberikan ASI eksklusif. Yang dimaksud dengan asupan ASI eksklusif memang benar-benar hanya ASI saja tanpa tambahan makanan lainnya. Air putih juga tidak disarankan untuk diberikan pada bayi berusia kurang dari 6 bulan. Air putih hanya diberikan untuk membersihkan mulut bayi setelah minum ASI agar tidak terjadi penumpukan susu di rongga mulut yang dapat berujung menjadi terbentuknya jamur. Pemberian air putih berlebihan juga dapat menyebabkan keracunan air.berikut kami sertakan juga artikel yang membahas mengenai konsumsi air putih bagi bayi : Bahaya Air Putih Bagi Bayi

 

demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar