Sukses

Sakit Kepala

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Pria, 39 tahun.
Dokter yg terhormat Tgl 15 des 11, saya merasakan sesuatu yang tidak nyaman di bagian belakang kanan kepala saya. Rasanya seperti nyut-nyut, dan sedikit pusing. Karena kuatir ada sesuatu (tumor), saya ke memeriksakan diri disebuah rumah sakit swasta yg cukup terkenal di kota P**U. Oleh dokter jaga (UGD), saya dinyatakan tekanan darah yg turun 90/50 (tensimeter raksa). Oleh dokter diberikan obat2an untuk menormalkan tekanan darah. 3 hari saya konsumsi obat, bukannya sembuh malah bertambah punyeng/pusing yang rasanya seperti mabuk darat. Selain itu sy juga konsumsi jeroan, yg katanya baik untuk menormalkan tekanan darah. Saya coba ukur tensi darah saya ke Puskesmas terdekat, dan tekanan darah saya dinyatakan normal 120/80. Dokter puskesmas menyarankan sy untuk cek kolesterol. Esoknya saya ke PRO..A, dan benar kolesterol total sy termasuk tinggi 279 dan asam urat 8,1. Saya segera konsultasikan ke Dokter spesialis syaraf. Dokter tidak berani memastikan penyebab sakit kepala saya, karena tekanan darah saya normal. saya diberikan obat untuk menurunkan kolesterol dan menyarankan mengkonsumsi makan2an rendah lemak + olah raga. Rutin saya konsumsi obat penurun kolesterol dari dokter sampai habis. Disambing itu saya juga mengkonsumsi herbal, BIO***H, N**I TAHITI**, XAMTH**S +, dll dan terapi tradisional, olahraga dan diet mengurangi lemak dan memperbanyak buah2an. Upaya tsb bisa dibilang tidak membuahkan hasil. PENING MASIH SERING MENGGANGGU. Bahkan sakitnya kerap berpindah2, kadang bagian belakang, depan dan samping, yang diikuti oleh teganggnya syaraf bagian leher belakang hingga pundak. Karena tidak ada perubahan signifikan, saya coba untuk terapi GURAH, tdk ada perubahan. Alhasil saya coba periksakan sakit ini ke dokter spesialis syaraf yg cukup terkenal di DENP***R. Oleh dokter keluhan saya dinyatakan tidak disebabkan oleh kolesterol, namun ketegangan syaraf. Dan saya diberikan obat2an untuk merelaksasikan syaraf2 tsb. 5 Hari saya konsumsi, tidak ada perubahan sedikitpun. Akhirnya saya terpai AKUPUNTUR...juga tidak ada perubahan. Awal februari, sy cek lagi ke PRO***. Kolesterol total saya mulai turun diangka 236. Berat badan saya juga turun dari 75 kg menjadi 67 kg. Keluhan sakit kepala saya tak kunjung hilang. Saya sekarang tidak mengkonsumsi obat-obatan apapun, kecuali menjaga konsumsi makanan. Tekanan darah saya hingga saat ini relatif normal 125/80. dan detak jantung saya rata-rata 80-90/menit. Pertanyaan saya : 1. Sakit kepala saya karena apa? gimana menyembuhkannya? 2. Dokter2 yg temui belum merekomendasikan untuk CT-Scan atau RMI. mengapa? apakah ada efek samping yg berbahaya? Maaf jika latar belakangnya kepanjangan, agar dokter bisa memperoleh gambaran yang relatif detail. Terimakasih sebelumnya dokter...mohon advisnya. salam hormat antok
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelum kami melanjutkan, ada beberapa hal yang perlu kami tanyakan: bagaimana sifat rasa sakit (berdenyut atau seperti ditekan benda berat)? Kapan saja rasa sakit dirasakan? Adakah pemicu yang membuat sakit kepala muncul? Adakah gejala-gejala lain yang menyertai sakit kepala Anda?

Saat ini penting untuk mengenali jenis sakit kepala Anda, apakah termasuk yang berbahaya atau tidak. Sakit kepala terbagi dua: sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer adalah sakit kepala tanpa penyebab yang jelas dan tidak berhubungan dengan penyakit lain. Contohnya adalah sakit kepala tipe tensión, migren atau cluster.  Sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang disebabkan oleh penyakit lain. Contohnya adalah infeksi virus, adanya pendesakan di dalam tengkorak oleh tumor, cairan otak, darah, dan kematian jaringan otak serta stroke. Masing-masing memiliki gejala yang berbeda-beda dan juga memiliki respon yang berbeda-beda terhadap pengobatan anti nyeri. Jika memang Anda telah mencoba mengonsumsi anti nyeri biasa dan tidak terlalu berpengaruh maka perlu dipertimbangkan penyebab sakit kepala sekunder dan perlunya dilakukan pemeriksaan penunjang (Pemeriksaan Laboratorium, MRI, dll)

Untuk informasi lengkap, kami sertakan artikel yang berjudul: Sakit Kepala,Sakit Kepala (Headache),Sakit Kepala Migrain.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar