Sukses

Berkeringat Pada Malam hari

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 19 tahun.
Selamat malam, Dok. saya ingin bertanya, terkadang saya berkeringat di malam hari, cukup jarang sih, tapi saya khawatir ini merupakan pertanda sebuah penyakit, seperti masuk angin atau mungkin juga oleh penyakit lain yang tidak saya ketahui. saya baru saja browsing soal keringat di malam hari, dan sedikit khawatir terkena penyakit hiperhidrosis. saya tidak pernah mengkomsumsi obat, setiap hari saya lebih banyak meminum air putih dibandingkan minuman lain seperti kopi atau teh. saya jarang meminum keduanya karena saya takut sakit maag. Terima kasih. Tambahan: saya ingin tanya, biasanya orang stroke mempunyai masalah ketika berbicara, apakah penyebabnya? Ibu saya terkena stroke berat dan beliau sulit mengutarakan apa yang ingin beliau sampaikan, sehingga saya harus menebak-nebak apa yang ingin beliau sampaikan. Terima kasih banyak. Salam Rini.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Sebelumnya kami ingin bertanya sejak kapan keluhan berkeringat dimalam hari ini anda rasakan dan apakah hanya pada malam hari keluhan ini anda rasakan?apakah keringat pada malam hari tersbut terjadi di seluruh tubuh ataukah hanya pada bagian tertentu?apakah anda sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu?apakah selain berkeringat dimalam hari ada juga keluhan lain seperti batuk lebih dari 2 minggu?lemah,letih?berat badan menurun?nafsu makan menurun?demam yang tidak terlalu tinggi dan lain sebagainya.

Bila keluhan yang anda rasakan merupakan hiperhidrosis biasanya keluhan berkeringat tidak hanya timbul hanya pada malam hari tetapi dapat timbul kapan saja.

 

Mengenai stroke akan coba kami jelaskan

Stroke (Penyakit Serebrovaskuler) adalah kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.

Stroke bisa berupa iskemik(sumbatan) maupun perdarahan (hemoragik).
Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah.

Pada stroke hemoragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi

Gejala yang terjadi tergantung kepada daerah otak yang terkena :
- Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh
- Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh
- Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran
- Penglihatan ganda
- Pusing
- Bicara tidak jelas (pelo)
- Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat
- Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh
- Pergerakan yang tidak biasa
- Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih
- Ketidak seimbangan dan terjatuh
- Pingsan.

Kelainan neurologis yang terjadi lebih berat, lebih luas, berhubungan dengan koma atau stupor dan sifatnya menetap.
Selain itu, stroke bisa menyebabkan depresi atau ketidak mampuan untuk mengendalikan emosi.

Stroke bisa menyebabkan edema atau pembengkakan otak.
Hal ini berbahaya karena ruang dalam tengkorak sangat terbatas. Tekanan yang timbul bisa lebih jauh merusak jaringan otak dan memperburuk kelainan neurologis, meskipun strokenya sendiri tidak bertambah luas.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar