Sukses

Anak Sulit Selera Makan

16 Oct 2014, 13:39 WIB
Wanita, 31 tahun.
Selamat sore, Saya ingi bertanya tentang anak saya yang sulit sekali makannya. sudah 2 bulan ini dia tidak mau makan nasi, sukanya ngemil, minum susu dan suka sekali makan buah seperti jeruk. saat ini saya beri ia susu pediasure agar perutnya bisa kenyang da di selingi susu SGM. Saya juga berikan curvit CL untuk vitaminnya namun dia tetap saja sulit makan. saat ini berat badannya 10,5 kg diusia 26 bulan, yang ingin saya tanyakan adakah tips khusus agar anak saya menjadi punya selera makan yang bagus? terima kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda dan telah setia menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.
 
Sebetulnya vitamin tidak memiliki efek pada nafsu makan tapi membantu tubuh dalam menggunakan atau menyerap nutrien dari makanan. Karena itu, dengan mengembalikan keseimbangan vitamin dalam tubuh, nafsu makan dapat meningkat. Jika keseimbangan vitamin belum dapat dicapai dengan makanan yang sehari-hari dimakan, dapat dibantu dengan pemberian suplemen multivitamin. Seperti yang telah disebutkan di atas, multivitamin tersebut terutama harus mengandung kompleks vitamin B dan vitamin C, selain vitamin A, D, dll. Untuk anak di atas 1 tahun, multivitamin dalam sediaan sirup cukup diberikan 1 sendok sehari.
 
Jangan terlalu mudah memberikan vitamin tambahan apabila anak tidak membutuhkan. Vitamin hanya diberikan pada kondisi anak kekurangan atau defisiensi vitamin dikarenakan banyak hal, misalnya penyakit.
 
Cobalah terlebih dahulu untuk memvariasikan makanan untuk anak. Berikanlah menu baru dengan rasa baru, penyajian yang lebih menarik, dan jangan kapok untuk menawarkannya kepada anak Anda berulang kali meskipun anak sering menolak. Anak akan dapat beradaptasi dengan makanan setelah beberapa kali pemberian. Apabila berat badan dan tinggi badan anak sesuai dengan usia maka pertumbuhan anak Anda masih berada di dalam batas normal.
 
Pastikan saja anak anda mendapatkan nutrisi yang mencukupi. Beberapa penyebab lain yang menyebabkan anak tidak mau makan diantaranya adalah :
 
  • Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, snack kemasan,dll. Akibatnya ketika jam makan tiba anak  sudah kekenyangan. Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake.
  • Minum susu terlalu banyak . Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan "dewa" yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur & lauk pauknya. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu. Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kalsium dan fosfor sendiri mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah. Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan.
  • Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan. Cobalah untuk memvariasikan menu makan anak. Hal ini akan tergantung pintarnya ibu memberikan makanan bervariasi. Bila anak tidak mau nasi bisa diganti dengan roti, makaroni, pasta, bakmi, dll. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dengan lauk pauknya. Hias dengan aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.
Anak merasa terganggu dengan jam makan. Anak usia 1 tahun sedang aktif-aktifnya untuk bermain dan mempelajari sekitarnya. Makan dapat dianggapnya mengganggu aktivitas yang dilakukan. Apabila anak tidak mau makan maka cobalah untuk menyuapinya dalam suasana anak sedang bermain atau menonton tivi. Pada suasana tersebut umumnya anak sedang senang hatinya dan mau disuapi makanan.
 
Yang perlu diingat baik-baik oleh setiap orangtua adalah seberapapun anak susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan. Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yang baik, terus belajar menjadi orangtua & memahami kondisi anak, serta bersabar.
 
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.(DA)
 
Salam,
 
Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar